Rabu, 30 Sep 2026 08:55 WIB

Pesan Wali Kota Eri Cahyadi di Momen Idul Fitri 2025

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 31 Mar 2025 14:44 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan pidato pada pelaksanaan salat Idul Fitri di Balai Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan pidato pada pelaksanaan salat Idul Fitri di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Kumandang takbir mengiringi masyarakat yang berbondong-bondong datang ke Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan Salat Idulfitri, Senin (31/3/2025).

Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Salat Idulfitri di Halaman Balai Kota. Acara tersebut menghadirkan KH. Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag, Guru Besar UIN Sunan Ampel, sebagai khatib, dan Ustadz Qomaruddin Ahmad, S.H.I., Qari' Nasional, sebagai imam salat.

Dalam momen Idulfitri 1446 Hijriah ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan pesan kepada masyarakat Kota Pahlawan untuk selalu menjunjung tinggi kejujuran dalam segala aspek kehidupan.

“Momen Idulfitri ini adalah saat kita kembali fitrah, maka kita harus bisa membedakan dengan jelas dan tegas antara kebenaran (haq) dan kebatilan (batil),” ujar Wali Kota Eri setelah melaksanakan Salat Idulfitri di Balai Kota.

Wali Kota Eri Cahyadi berharap, kebaikan yang telah dilakukan selama bulan Ramadan dapat terus diterapkan. Dengan demikian, masyarakat Kota Surabaya dapat saling rukun, menguatkan, dan guyub.

“Ayo warga Surabaya, InsyaAllah setelah ini kita harus menjalankan apa yang telah kita dapatkan selama Ramadan, seperti saling membantu dan menguatkan,” harapnya.

Selain itu, Wali Kota Eri Cahyadi merasa bahagia karena tahun ini Pemkot Surabaya menyediakan fasilitas bagi jemaah disabilitas, yaitu penerjemah bahasa isyarat untuk memudahkan mereka memahami isi khotbah yang disampaikan khatib.

“Yang berbeda tahun ini adalah, atas masukan dari teman-teman warga yang memiliki keterbatasan pendengaran, kami menyiapkan penerjemah bahasa isyarat. Dengan demikian, semua warga, termasuk yang memiliki kekurangan tetap memperoleh hak yang sama,” pungkasnya.

Baca Juga: Influenza A Naik di Surabaya, Dinkes Minta Warga Tak Merespon Berlebihan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.