Selasa, 20 Okt 2026 04:50 WIB

Kadar Alkohol 0,77 Miligram, Pengemudi Mercy Hitam Terbukti Mabuk Berat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Des 2024 20:28 WIB
SUW pelaku tabrak lari
SUW pelaku tabrak lari

selalu.id – Tes alkohol terhadap pelaku pengemudi Mercy hitam berisinial SUW  yang terlibat dalam insiden tabrak lari dan kecelakaan beruntun di Jalan Kenjeran, Surabaya, menunjukkan SUW dalam kondisi mabuk berat.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif, menyebut kadar alkohol dalam tubuh pelaku mencapai 0,77 miligram per liter napas, jauh di atas ambang batas normal.

“Ini angka yang sangat tinggi. Dalam kondisi ini, pelaku kehilangan kendali motorik, perilaku agresif, dan kemampuan koordinasi indera. Dengan kadar ini, dia tidak mampu mengemudi secara aman,” ujar Arif.

Sebagai gambaran, Arif menjelaskan,rata-rata kadar alkohol normal yang ditemukan dalam pemeriksaan acak hanya berkisar 0,05 hingga 0,06 miligram.

Namun, kadar alkohol pelaku mencapai 0,16 gram per 100 mililiter darah, yang menurut indikasi medis dapat menyebabkan hilangnya kesadaran, kemampuan berpikir logis, dan pengendalian diri.

“kalau rata-rata kita cek dalam pemeriksaan random di angka 0,05 atau 0,06 ini 0,16 itu tinggi sekali,” tegasnya.

Sementara, pelaku SUW mengaku dalam keadaan mabuk. Kepada polisi, ia mengatakan telah mengonsumsi dua botol bir sebelum mengemudi.

“Maaf, Pak. Saya salah. Saya mabuk dan siap bertanggung jawab,” ujar SUW.

Sebelumnya, Kapolsek Mulyorejo, Kompol Aspul Bakti, menjelaskan bahwa kejadian bermula di kawasan perumahan Pakuwon City. Pelaku berinisial SUW (38) menabrak seorang pengendara sepeda angin hingga tewas.

Bukannya berhenti, pelaku justru melarikan diri ke Jalan Kenjeran, yang kemudian memicu kecelakaan beruntun.

“Awalnya tabrak lari terjadi di Pakuwon, korban tewas adalah seorang petugas kebersihan perumahan. Pelaku kemudian melarikan diri ke Jalan Kenjeran dan menabrak beberapa kendaraan lainnya,” ungkap Aspul.

Di Jalan Kenjeran, Mercedes-Benz yang dikendarai pelaku menabrak tiga mobil, yakni Honda Brio warna kuning, Toyota Avanza putih (yang tercebur ke sungai), dan Nissan Livina abu-abu, serta empat sepeda motor.

Baca Juga: Mobil Alphard Tabrak 13 Kendaraan di Surabaya, 5 Orang Terluka

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).