Kamis, 01 Okt 2026 09:47 WIB

Surabaya Bergerak Jilid II, Bangun Kembali Semangat Gotong Royong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Okt 2024 14:03 WIB
Surabaya Bergerak
Surabaya Bergerak

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi meluncurkan gerakan sosial bertajuk "Surabaya Bergerak" Jilid II. Gerakan sosial ini merupakan sebuah inisiatif yang melibatkan semua elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup warga melalui gotong royong.

Gerakan "Surabaya Bergerak" Jilid II melanjutkan program Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang sebelumnya sukses berjalan pada tahun 2022. Dimana semua elemen bergerak gotong royong, khususnya RT/RW melakukan kerja bakti massal bersih-bersih saluran tersier di wilayah lingkungan masing masing.

Baca Juga: Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Peluncuran gerakan "Surabaya Bergerak" Jilid II ditandai dengan apel bersama di plaza Gedung Internatio, kawasan Kota Lama Surabaya, Kamis (24/10/2024) pagi. Apel bersama dipimpin oleh Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani.

"Alhamdulillah, berkat dukungan dari berbagai pihak, hari ini kita bisa mencanangkan program Surabaya Bergerak Jilid II. Gerakan ini untuk mengembalikan semangat gotong royong warga yang telah kita mulai pada Surabaya Bergerak Jilid I tahun 2022," ujar PJs Wali Kota Surabaya.

Gerakan "Surabaya Bergerak" Jilid II, diawali dengan kegiatan kerja bakti massal membersihkan kawasan Sungai Kalimas, mulai dari Monumen Kapal Selam (Monkasel) hingga Jembatan Petekan. Kegiatan itu di antaranya membersihkan sampah, rumput liar, ranting pohon, eceng gondok, sampah plastik, daun kering hingga melakukan pengecatan pagar pembatas sungai.

Bersih-bersih Sungai Kalimas kali ini terbagi ke dalam 12 zona dengan melibatkan lebih dari 4.000 orang. Zona pertama berada di Monumen Kapal Selam hingga Dermaga Panglima. Lalu zona kedua yaitu Dermaga Panglima sampai dengan Eks Hotel Weta dan zona ketiga di depan Eks Hotel Weta sampai Museum Pendidikan. Kemudian zona keempat mulai Museum Pendidikan hingga Jembatan Bungkok di depan Taman Budaya.

Selanjutnya zona kelima berada di Jembatan Bungkok hingga Jalan Peneleh. Kemudian zona keenam ada di Jalan Peneleh hingga Pasar Besar Wetan dan zona ketujuh berada di Pasar Besar Wetan sampai ke arah Kebon Rojo.

Sementara zona kedelapan ada di titik Kebon Rojo sampai Jembatan Merah. Lalu zona kesembilan, ada di sepanjang Jalan Kalimas Utara dan Kalimas Barat di sisi Jembatan Merah Plaza. Kemudian zona kesepuluh berada di Sepanjang Jalan Kalimas Barat. Sementara zona kesebelas, di sepanjang Jalan Kalimas Timur dan zona keduabelas berada di Jalan Petekan.

Tidak hanya sekadar membersihkan Sungai Kalimas, Restu Novi mengungkapkan bahwa peluncuran "Surabaya Bergerak" Jilid II sekaligus bertujuan untuk membangun kembali budaya gotong royong warga dalam menjaga lingkungan. Termasuk pula untuk menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi dan musim penghujan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Sanksi ASN Diterapkan Adil Tanpa Pandang Bulu

"Selain antisipasi banjir, gerakan ini juga bertujuan untuk membangun dan memupuk gotong royong warga dalam menjaga Kota Surabaya. Saya percaya dan optimis, bahwa gotong royong sangat melekat di hati arek-arek Suroboyo," tutur Restu Novi.

Setelah gerakan "Surabaya Bergerak" Jilid II resmi diluncurkan, para pemangku kepentingan di wilayah RT/RW bisa mulai mendaftarkan diri mengikuti program turunannya melalui laman https://bergerak.surabaya.go.id.

Melalui laman tersebut, pengurus RT/RW dapat menginformasikan kapan dan di mana mereka melaksanakan kegiatan kerja bakti. Nantinya, Pemkot Surabaya akan membantu memfasilitasi dalam pengangkutan sampah hasil dari kegiatan tersebut.

Karena itu, Restu Novi mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan "Surabaya Bergerak" Jilid II. Ia optimistis partisipasi aktif masyarakat mengikuti gerakan ini akan lebih masif dari pelaksanaan sebelumnya.

"Saya yakin Surabaya Bergerak Jilid II akan sukses, karena ini sudah mendarah daging buat warga Surabaya. Selanjutnya Surabaya Bergerak akan dilanjutkan setiap pekan di kampung-kampung," imbuhnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Bidik Potensi Reklame di Ruang Publik Demi Genjot PAD

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan bahwa lebih dari 4.000 orang ikut serta dalam peluncuran "Surabaya Bergerak" Jilid II. Termasuk di antaranya anggota TNI/Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar dan berbagai komunitas.

"Tujuan dari launching ini adalah untuk menggiatkan kembali Surabaya Bergerak Jilid I di tahun 2022 dan sekarang kita masifkan kembali," kata Agus Hebi.

Di samping itu, Hebi menyatakan bahwa "Surabaya Bergerak" Jilid II sekaligus sebagai upaya mengantisipasi bencana hidrometeorologi dan menghadapi musim hujan. Mengacu pada informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim hujan di Surabaya diperkirakan mulai pada awal November 2024 hingga akhir Maret 2025.

“Saat ini kita berada di masa pancaroba, sehingga hujan bisa turun sewaktu-waktu. Karena itu, Surabaya Bergerak kita harapkan menjadi pemicu bagi warga Surabaya untuk membersihkan kampungnya masing-masing," pungkas Hebi. (ADV)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Top 5 Berita: 3 Anggota DPRD Kader Gerindra hingga Kakek Tewas

Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca di dominasi pemberitaan soal tiga anggota DPRD dari Kader Gerinda yang ditangkap polisi saat pesta narkoba.

Gerindra Jatim Siapkan Sanksi Pemecatan hingga PAW Bagi Kadernya yang Pesta Sabu di Surabaya

Pihak partai menegaskan tak segan mengambil langkah pemecatan hingga Pergantian Antar Waktu (PAW) jika tuduhan tersebut terbukti secara hukum.

Siapa Pemilik The Alana Hotel Surabaya?

Hotel bintang empat ini berlokasi di Jalan Ketintang Baru I No. 10–12, Surabaya. Lokasinya, tak jauh dari tempat diskotek bahkan Polda Jawa Timur.

Penampakan The Alana Hotel Surabaya, Tempat Pesta Sabu Tiga Kader Gerindra

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.