Rabu, 30 Sep 2026 14:16 WIB

Airlangga Mundur, Begini Dampaknya pada Golkar Surabaya di Pilwali

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 13 Agu 2024 12:15 WIB
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni mengatakan, bahwa sosok mantan Ketua Umum Airlangga
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni mengatakan, bahwa sosok mantan Ketua Umum Airlangga

selalu.id - Mundurnya Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto dari kursinya, tak berpengaruh pada DPD Partai Golkar Kota Surabaya. Khususnya, menjelang Pilkada Surabaya 2024.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni mengatakan, bahwa sosok mantan Ketua Umum Airlangga sudah menancapkan nilai-nilai baik dalam partai tersebut. Bahkan memberikan torehan prestasi di pemilihan umum sebelumnya.

"Tentu Golkar Kota Surabaya menghaturkan terimakasih, karena di masa beliau menjabat Ketua Umum faktanya prestasinya meningkat luar biasa dalam Pemilu legislatif 2024 yang lalu," ujar Arif Fathoni, kepada selalu.id, Selasa (13/8/2024).

Toni pun menjelaskan, tak ada dampak signifikan dari langkah yang diambil oleh Airlangga.

"Saya pikir tidak akan berdampak apapun, karena Golkar memiliki mekanisme yang ketat soal itu, dan capaian prestasi yang dihasilkan oleh Ketua Umum ini, akan menjadi lecutan semangat, kepemimpinan lanjutan kemenangan dalam Pemilukada 2024, dan kemenangan Pemilu Presiden serta Legislatif tahun 2029," terangnya.

Selain itu, pergantian Kursi ketua umum DPP Partai Golkar juga tak berdampak pada perhelatan Pemilukada Kota Surabaya.

"Insyaallah tidak mempengaruhi Pilwali Surabaya, karena apa? Karena konsolidasi partai terus berlanjut, ini kan hanya regenerasi kepemimpinan di Golkar," ucap Toni.

"Saya pikir senior-senior di Partai Golkar sudah membuat konsesius soal itu, kita menyadari, kita menyongsong Pemilukada 2024," imbuhnya.

Dalam perpindahan kepemimpinan Golkar, tak akan serta-merta mempengaruhi kedudukan di daerah-daerah, khususnya di Kota Pahlawan.

"Tentu Partai Golkar sudah menargetkan untuk menang 60 persen, dengan kepemimpinan yang baru, capaian yang dihasilkan oleh Ketua Umum Airlangga mengundurkan diri ini menjadi semangat, agar Ketua Umum yang baru bisa mengantarkan kemenangan di Pemilukada 2024," bebernya.

Dalam kesempatan ini, Toni bahkan sempat menjelaskan peluang pasangan Eri-Armuji menang di Pemilukada Kota Surabaya masih cukup besar.

"Survei tahap 2, elektabilitas Eri-Armuji masih di atas 60 persen ya, jadi artinya kinerja pemerintahan Eri-Armuji ini mendapat apresiasi yang luar biasa pada masyarakat Surabaya, sehingga elektabilitas beliau melesat jauh dibandingkan tokoh-tokoh yang dianggap berpotensi maju dalam Pemilukada Kota Surabaya," tandasnya.

Baca Juga: Fokus Konsolidasi, Partai Golkar Surabaya Bidik 10 Kursi di 2029 

Editor : Ading
Berita Terbaru

GSJT Protes Barcode Solar Bersubsidi, Ratusan Truk Towing Padati Surabaya

Kelangkaan stok serta prosedur yang berbelit membuat pengisian bahan bakar menjadi tidak menentu.

Tongkat Komando Polres Pasuruan Beralih ke AKBP Irawan Setyono, Ini Pesan Kapolda Jatim

AKBP Irawan Setyono sebelumnya menjabat Kasubbagbinfung Bagrenmim Divpropam Polri.

Polda Jatim Ungkap 1.869 Kasus Narkoba, Ringkus 2.381 Tersangka di Triwulan III

Peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius di wilayah Jawa Timur.

Ini Cara Nonton Film Jepang, Drama Korea hingga Indonesia di Yandex RU Browser Tanpa VPN 

Yandex Browser adalah peramban yang dikembangkan perusahaan teknologi asal Rusia.

Top 5 Berita: Kakek Tewas hingga Terlibat Pungli

Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca sangat beragam.

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.