Rabu, 30 Sep 2026 09:40 WIB

Rini Indriyani Sebut Pentingnya Wadahi Aspirasi-Inovasi Gen Z di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Jul 2024 11:34 WIB
Pemkot Surabaya mengelar acara "Capacity Building Bahaya Napza, Kenakalan Remaja dan Pencegahan Pernikahan Perkawinan Anak"
Pemkot Surabaya mengelar acara "Capacity Building Bahaya Napza, Kenakalan Remaja dan Pencegahan Pernikahan Perkawinan Anak"

selalu.id - Ketua Forum Puspa Kota Surabaya, Rini Indriani dalam paparannya mengatakan, dalam peningkatan kapasitas generasi Z (Gen Z) memang memiliki tantangan lebih di era serba digitali seperti saat ini.

Tetapi, keuntungannya banyak wadah yang disediakan untuk menyalurkan aspirasi dan kreativitas para remaja.

Hal itu disampaikannya, saat Pemkot Surabaya mengelar acara "Capacity Building Bahaya Napza, Kenakalan Remaja dan Pencegahan Pernikahan Perkawinan Anak" dalam rangka peringatan Hari Anak 2024 di Conventional Hall pada Kamis (11/7/2024) kemarin.

"Dengan adanya capacity building ini lebih menguatkan lagi kemampuan atau Keinginan agar bisa terwujudkan. Sehingga bisa berpengaruh terhadap pembangunan Kota Surabaya karena menciptakan generasi muda yang akan menjadi pemimpin Kota Surabaya di masa depan," kata Rini Indriani ditemui usai acara.

Rini juga mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan keluarga sehingga anak, khususnya yang menginjak usia remaja bisa tumbuh dan berkembang secara terarah.

"Insya Allah kalau karakternya kuat dia tumbuh menjadi baik karena ketahanan keluarga. Tetapi kalau ketahanan keluarga tidak kuat, anak bisa jadi tidak baik," ujarnya.

Selain itu, Rini menerangkan bahwa penguatan pada ketahanan keluarga sejauh ini sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya malalui Bina Keluarga Remaja (BKR), dengan mengajak orang tua berdiskusi membahas pola pencegahan dan solusi penanganan persoalan anak.

Secara garis besar, lanjutnya,seluruh pencegahan dan solusi menyesuaikan dengan kondisi perkembangan di era digital seperti saat ini.

Rini menyadari kondisi terkini tidak bisa dihentikan, namun orang tua semaksimal mungkin melakukan pengawasan dan edukasi dasar soal akses digitalisasi.

"Anak zaman sekarang dan dulu berbeda cara menanganinya, kami diskusi bersama orang tua agar anak-anak tidak terjerumus ke hal negatif tetapi mendapatkan manfaat positif dari digitalisasi," ujarnya.

Lebih lanjut Rini menyampaikan upaya mengembangkan potensi dan bakat para remaja terus dilakukan secara masif, salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan "Capacity Building" yang melibatkan ratusan pelajar.

"Anak muda harus diberi wadah supaya bisa berkembang," katanya.

Sedangkan secara keseluruhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebutnya telah banyak menyediakan wadah berekspresi bagi remaja, salah satunya dengan menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemuda.

Musrenbang Pemuda itu juga mengakomodasi dari pandangan dan masukan dari para remaja terkait pembangunan Kota Surabaya.

"Sehingga dengan capacity building yang kami selenggarakan memperkuat kemampuan remaja mewujudkan keinginannya terhadap pembangunan Surabaya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan UNICEF Pulau Jawa Arie Rukmantara menyatakan Pemkot Surabaya sudah banyak memberikan fasilitas atau wadah menunjang tumbuh kembang remaja.

"Seperti acara hari ini ada 700 pelajar yang hadir mengisi waktu libur sekolah, berarti sudah sistem berjalan mulai RT/RW, kelurahan, kecamatan, hingga Forum Anak Surabaya (FAS)," kata dia.

Dia berharap langkah dari pemkot bisa terus berjalan berkelanjutan, sehingga banyak remaja Surabaya kedepannya mampu menjadi tonggak kemajuan bangsa.

"Memastikan anak-anak haus akan ilmu pengetahuan dan kegiatan produktif, ini penting. Karena hal ini bisa dibawa Pak Wali Kota pada September ke CFCI Submit," tutupnya.

Baca Juga: Cegah Pungli, Pemkot Surabaya Buka Skema Bantuan Seragam Lewat BOPDA

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.

Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau selalu waspada dengan segala bentuk modus kejahatan.