Rabu, 30 Sep 2026 04:19 WIB

Tuan Rumah Munaslub APEKSI 2025, Wali Kota Eri Nyatakan Siap!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jun 2024 09:37 WIB
Foto: Eri Cahyadi di Apeksi
Foto: Eri Cahyadi di Apeksi

selalu.id - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2024, menyetujui beberapa kesepakatan. Di antaranya adalah menetapkan Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, sebagai tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) APEKSI Tahun 2025.

Hal tersebut mengemuka saat pelaksanaan hari kedua agenda sidang pleno I, II dan III dalam Rakernas XVII APEKSI 2024 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (5/6/2024).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, didapuk sebagai pimpinan sidang sementara bersama dengan Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam.

"Rekomendasi Rakernas APEKSI ke-17 tahun 2024 dapat kita sepakati dan akan disampaikan dan dilaporkan oleh pengurus, tentunya oleh dewan pengurus kepada pemerintah," kata Rahmad Mas'ud di sela memimpin sidang.

Di hadapan puluhan anggota APEKSI, Rahmad juga mengusulkan agar pelaksanaan Munaslub Tahun 2025 digelar di Kota Surabaya. Usulan yang disampaikan itu pun langsung didukung oleh para peserta atau anggota APEKSI yang hadir.

"Dari Wali Kota Ternate mengusulkan Surabaya, dan saya pun sebagai tuan rumah di Balikpapan ini mengusulkan selanjutnya di Surabaya lebih baik, lebih dekat," katanya.

Usulan yang disampaikan Rahmad dengan didukung para anggota APEKSI, rupanya disambut hangat oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ia menyatakan kesiapannya jika Kota Surabaya didapuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Munaslub APEKSI 2025.

"Jadi nanti insyaallah acaranya ada di Surabaya. Karena ini adalah kegiatan pemilihan Ketua APEKSI," kata Wali Kota Eri Cahyadi yang sekaligus Ketua APEKSI periode 2023-2025.

Namun sebelum Munaslub 2025 dilaksanakan, setiap Komisariat Wilayah (Komwil) APEKSI akan melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil). Muswil ini bertujuan memilih calon di setiap Komwil yang kemudian diusulkan maju dalam Munaslub untuk kepengurusan APEKSI periode berikutnya.

Karena itu, Wali Kota Eri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, dan khususnya Wali Kota Balikpapan yang telah mendukung penuh kelancaran sidang pleno Rakernas XVII APEKSI 2024.

"Saya bangga betul, saya merasakan kekuatan persaudaraan wali kota, persamaan, guyonan (canda tawa), tapi kita tidak pernah menghilangkan kepentingan - kepentingannya," tuturnya.

Menurut dia, kekuataan persaudaraan dan kebersamaan seluruh anggota APEKSI ini harus diteruskan. Baginya, wali kota di manapun adalah saudara yang memiliki tujuan sama untuk membesarkan daerahnya masing-masing.

"Karena semua kota memiliki kelebihan, setiap kota memiliki kekurangan, persamaan dan persaudaraan itulah yang bisa membuat APEKSI terus berjaya dan memberikan kontribusi yang terbaik untuk negeri tercinta kita, negeri Indonesia," pungkasnya.

Baca Juga: Influenza A Naik di Surabaya, Dinkes Minta Warga Tak Merespon Berlebihan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.