Kamis, 22 Okt 2026 22:32 WIB

UNAIR Beri Workshop Digital Marketing Kain Ecoprint untuk Murid Disabilitas YPAC Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Mei 2024 19:54 WIB
Foto: Workshop kain ecoprint
Foto: Workshop kain ecoprint

selalu.id- Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) memberi edukasi kegiatan ‘Optimizing Product Marketing for A Sustainable Environment’ terkait pemasaran produk kain ecoprint ciptaan karya siswa-siswa Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC).

Selama ini guru-guru  YPAC Surabaya juga mengajarkan pembuatan produk kreatif kepada para siswanya berupa kain ecoprint sebagai media pembelajaran untuk melatih syaraf motorik murid-murid di YPAC Surabaya.

“Produk yang telah dibuat oleh siswa YPAC belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas, bahkan di kota Pahlawan sendiri,” kata Kepala Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis sekaligus dosen UNAIR Dr. Gancar C. Premananto, Selasa (21/5/2024).

Sebab itu, Gancar menyampikan, mahasiswa MM Unair yang telah dibekali pengetahuan di bangku kuliah hadir untuk mengaplikasikan keilmuan berupa creating share value dengan membantu pihak YPAC untuk proses pemasaran produk kain ecoprint yang diberi nama “Tembus Batas”.

Kegiatan ini, kata Gancar, dimulai dari pembuatan foto dan video sebagai katalog produk hingga pembuatan akun media sosial serta marketplace sebagai sarana pemasaran dari produk-produk yang telah tersedia.

“Kami sangat salut, tugas yang tidak membedakan dan diskriminasi memberikan ilmu yang luar biasa. berkarya adalah hak untuk semua orang,” jelasnya.

Ia juga menyampikan  kegiatan ini tidak hanya tentang membangun sebuah bisnis, tetapi juga tentang memberikan efek sustainability bagi bisnis yang potensial serta kelestarian lingkungan.

Seluruh proses ecoprint yang dilakukan oleh siswa YPAC menggunakan bunga dan daun dari tanaman yang tersedia di lingkungan sekolah.

Bahkan sisa tanaman yang telah digunakan pada ecoprint, dapat dijadikan sebagai pupuk yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.

Selain mengajari pemasaran produk, pihaknha turut menghadirkan Teater Boneka dari Psikologi UNAIR yang menampilkan pertunjukan boneka tangan dengan cerita yang dapat meningkatkan semangat dan motivasi siswa-siswi YPAC Surabaya.

Tak lupa, Teater Boneka juga mengajak para siswa-siswi YPAC Surabaya untuk bercengkrama dan memberikan suasana yang menyenangkan.Untuk meningkatkan motivasi para siswa-siswi YPAC Surabaya di bidang pendidikan.

Sementara itu, salah satu Awardee LPDP UNAIR Arvan Setiawan yang memiliki keterbatasan dalam berjalan, sehingga dalam menunjang kegiatannya sehari-hari dia harus dibantu dengan kursi roda.

Arvan bercerita bahwa dirinya sebagai mahasiswa UNAIR semester 7 memilki  sakit autoimun yang dialaminya. Namun, dengan semangat dalam menempuh pendidikan Arvan dapat menyelesaikan pendidikan Sarjana dengan baik.

Bahkan dapat melanjutkan studi magister dengan beasiswa secara penuh dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

“Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi pihak lain dalam pemberdayaan saudara-saudara difabel dan memperluas pandangan masyarakat tentang pemasaran produk yang inovatif, kreatif, dan inspiratif,” terang ketuag kegiatan Ferry A. Mustofa.

Dengan melihat semangat siswa-siswa YPAC yang tidak pernah berhenti untuk berkarya dan tidak pernah lelah untuk bermimpi.

“Menyerah bukan pilihan, selama kita masih hidup, kita harus tetap berjalan"

Baca Juga: Homecare Jemput Warga Rentan, Pemkab Jember Perkuat Pelayanan hingga Pelosok

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.