Selasa, 20 Okt 2026 03:58 WIB

Cegah Demam Berdarah, PPIH Embarkasi Surabaya Lakukan Fogging

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Mei 2024 11:13 WIB
Foto: fogging di Asrama Haji Embarkasi Surabaya
Foto: fogging di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

selalu.id - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya rutin melakukan fogging di komplek Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) guna mencegah penyakit demam berdarah dan untuk melindungi jemaah haji.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris menjelaskan, kegiatan fogging yang dilaksanakan oleh tim BBKK dimulai sepekan menjelang kedatangan jemaah.

Baca Juga: Penyakit ISPA di Surabaya Melonjak, DPRD Ingatkan Demam Tinggi Anak Bisa jadi Sinyal DBD

"Hari ini, Selasa (14/5) adalah hari keempat jemaah haji masuk asrama, tim fogging rutin seminggu sekali melakukan fogging asrama," terang Husnul.

Fogging efektif dilakukan pada pagi hari karena pada saat tersebut, nyamuk dalam keadaan resting setelah semalam beraktifitas.

"Fogging dilakukan di pagi hari, saat nyamuk resting istirahat, setelah semalaman mereka beraktifitas," tambahnya.

Karena masih terdapat jemaah di AHES, maka fogging dilakukan di beberapa ruang yang jauh dari jangkauan jemaah termasuk di selokan/saluran drainase, serta semak-semak.

Baca Juga: Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah ini berharap, melalui fogging ini, jemaah haji bisa merasa nyaman dan aman di asrama haji tanpa ada gangguan nyamuk apalagi terjangkit demam berdarah.

Memasuki hari keempat masa operasional haji, AHES telah melepas ke tanah suci sejumlah 5.193 orang atau sekitar 13�ri total 39.226 orang.

“Alhamdulillah, hingga tanggal 14 Mei ini kita telah melepas 14 kloter dari total 106 kloter,” ujar Haris.

Baca Juga: 9.111 Jemaah Haji Jawa Timur Telah Berangkat ke Tanah Suci, Satu Meninggal Dunia

Kloter yang berangkat hari ini adalah kloter 11, 12, 13, dan 14. Ia juga menjelaskan ada 8 orang yang sementara ini masih tertunda keberangkatannya di AHES, dengan rincian 2 orang sakit dan 2 orang pendamping yang berasal dari kloter 7, 1 orang sakit dari kloter 8, 1 orang sakit dari kloter 12, 1 orang sakit dan 1 orang pendamping dari kloter 14.

Sementara itu, kloter 15 yang merupakan jemaah dari Kabupaten Pacitan dan Kota Surabaya telah datang di AHES hari ini pada pukul 08.00 WIB dan ketika tulisan ini dirilis pada pukul 22.30, para jemaah tengah melaksanakan proses pemberangkatan di Hall Musdalifah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).