Senin, 28 Sep 2026 16:13 WIB

Tanggapan Fuad Benardi Soal Disebut Layak Dampingi Eri Cahyadi di Pilwali 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Mar 2024 21:31 WIB
Foto: Fuad Benardi
Foto: Fuad Benardi

selalu.id - Fuad Benardi disebut layak menjadi Bakal Calon Wakil Wali Kota mendampingi Eri Cahyadi untuk maju ke Pilihan Wali Kota (Pilwali) pada Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Putra Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini itu menyebut belum ada rencana ke arah Pilwali. Ia mengatakan masih fokus kemenangan menuju kursi ke Indrapura untuk mengawal masyarakata Jawa Timur sebagai anggota Dewan.

“Belum ada rencana, masih fokus untuk mengawal warga Surabaya DPRD Jatim,” kata Fuad, kepada selalu.id, Kamis (21/3/2024).

Fuad yang juga sebagai Caleg DPRD Jatim dapil Surabaya dan kini potensi lolos dengan peroleh suara 42.891 ribu. Ia pun tak menampik bahwa sebagai kader PDI-Perjuangan dirinya harus siap ditempatkan dimana saja termasuk pemilihan Pilwali.

“Itu kewenangan Dewan Pimpinan pusat dalam hal ini ibu Ketum Megawati yang bisa memutuskan. Namanya kader partai yang juga petugas partai siap ditempatkan dimana saja,” ungkap Ketua Karang Taruna Surabaya itu.

“Waktu pendaftaran Pileg diminta daftar untuk Provinsi ya kita daftar provinsi,” lanjutnya.

Lebih lanjut Fuad menerangkan kembali bahwa memang tidak ada niatan untuk rencana ke Pilwali. Bahkan, dirinya enggan terlalu jauh menanggapi wacana tersebut. Ia hanya fokus saat ini mengawal masyarakat Jawa Timur di Surabaya.

“Kalau ditanya rencana sampai saat belum ada rencana atau wacana karena masih fokus untuk nantinya bisa mengemban amanah warga dgn sebaik-baiknya,” jelasnya.

Saat ditanya apakah mendukung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi maju kembali periode dua Pilwali 2024? Fuad menjawab bahwa hal itu kembali keputusan kewenangan DPP PDI-Perjuangan.

“Tergantung kewenangan DPP. Siapapun yang direkom PDIP harus didukung,” tegasnya.

Sebelumnya, Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut ada sejumlah nama yang potensi masuk kans calon Wali Kota dan Wawali Kota Surabaya. Salah satunya Eri Cahyadi-Fuad Benardi.

"Sejauh ini masih agak sulit memunculkan nama-nama karena faktor dark zone itu ada di pusat yang kita tidak tahu. Tetapi barangkali tokoh-tokoh ini yang punya kans sebagai Calon Wali Kota dan Wawali Kota menurut saya," kata Surokim, kepada selalu.id, Kamis (20/3/2024).

Ia pun membeberkan nama-nama kans yang mempunai potensi maju menjadi Wali Kota ataupun Wawali Kota di Pilwali 2024. Yakni, Eri Cahyadi, Musyafak R, Reni Astuti, Armuji, Adi Sutarwiyono, Fuad Benardi, Ach. Dani Prasetyo, Azrul Ananda, Hadi Dediansyah. Kemudian Lucy Kurniasari, Cahyo Haryo P, M.Sholeh, Dyah Katarina, Bambang Haryo S, dan Ikhsan.

Namun diantara nama-nama tersebut. Surokim menilai Putra Sulung Mensos Risma juga layak menjadi calon wakil wali Kota mendampingi Eri Cahyadi maju Pilawali 2024.

"Menurut saya layak (Fuad Benardi) mas Eri Cahyadi. Sebagai representasi generasi muda, kombinasi seperti itu sekarang lagi trend dan disukai anak muda milenials. Mereka diberi panggung dan kesempatan untuk jabatan publik," ungkapnya.

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Editor : Ading
Berita Terbaru

SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan lembaga perwakilan rakyat terhadap percepatan ekosistem kendaraan listrik dan transisi menuju energi bersih di daerah.

Kerangka Manusia Misterius Ditemukan di Hutan Tenggerejo Lamongan

Kerangka tanpa identitas atau misterius tersebut ditemukan berserakan di lahan tebu yang baru saja terbakar. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan.

Wali Kota Surabaya Tak Mau Seragam Bikin Sekolah Negeri Terlihat Beda Kasta

Kebijakan tersebut disebut untuk mencegah perbedaan motif batik antar sekolah yang berujung pada perbedaan harga seragam.

Gerindra Soroti Turunnya Anggaran Pertanian, Kehutanan dan Energi di RAPBD Jatim 2027

Ketiga sektor tersebut justru tercantum sebagai bagian dari program prioritas pembangunan daerah.

Wabup Sidoarjo Mimik Temukan Material Tak Sesuai Spesifikasi dan Pekerjaan Lamban Saat Sidak Proyek

Proyek Rumah Pompa Sidokare I dan II menjadi perhatian karena bangunan senilai Rp2.928.000.000 itu berkaitan langsung dengan penanganan banjir.

Pertahankan Gelar, Kota Mojokerto Borong 8 Penghargaan dan Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Penghargaan diserahkan langsung Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.