Selasa, 20 Okt 2026 11:03 WIB

Cabai Rawit Anjlok, Harga Rerata Tembus Rp60.000 per Kg

Foto ilustrasi cabai rawit
Foto ilustrasi cabai rawit

selalu.id - Berdasarkan Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) yang menunjukkan bahwa beberapa bahan pokok masih mengalami kenaikan harga.

Bahan pokok yang mengalami lonjakan harga tersebut adalah beras, gula beras dan daging ayam. Sebaliknya, harga cabai rawit merah anjlok.

Harga beras naik 1,4 persen menjadi Rp14,791 per kg, untuk harga gula pasir sendiri merangkak naik 0,64 persen menjadi Rp17.786 per kg. Sedangkan untuk daging ayam, melonjak 4,7 persen menjadi Rp36.939 per kg.

Begitu pula dengan harga kedelai yang akhir-akhir ini dilaporkan semakin langka, hari ini naik Rp20 ke Rp 13.430 per kg. Sementara itu, rata-rata harga cabai rawit merah pada Januari 2024 mencapai Rp64.943 per kg, anjlok sebesar 32 persen dibandingkan Desember 2023.

Berdasarkan pantauan selalu.id, harga cabai rawit merah disalah satu pasar tradisional terbesar di Surabaya yakni pasar Keputran, harga cabai alami penurunan yang sangat signifikan.

Nur Rochman (45) salah seorang pedagang cabai mengatakan, kalau minggu kemarin harga cabai rawit merah ini tembus di angka Rp85.000 - 90.000 per kg nya. "Kalau sekarang turun mas, jadi Rp 60.000 perkilogramnya," ungkapnya kepada selalu.id, Senin (5/2/2024).

Seperti diketahui sebelumnya, harga cabai tersebut berada di angka Rp85.000 per kg. Namun, pagi ini (5/1/2024) cabai tersebut mengalami penurunan hingga mencapai Rp60.000 per kg nya. Hingga kini masih belum diketahui penyebab pastinya naik/turunnya harga cabai tersebut.

Baca Juga: Sidak Pasar Surabaya, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Komoditas Dijual di Atas HET

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.