Selasa, 20 Okt 2026 03:22 WIB

Terus Berinovasi, Jungle Cafe Trawas Kini Jadi Destinasi Wisata Kuliner Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Feb 2023 13:56 WIB
Senam Yoga di Jungle Cafe Trawas
Senam Yoga di Jungle Cafe Trawas

selalu.id - Dengan terus berinovasi menyuguhkan konsep-konsep yang memanjakan pengunjung, Jungle Cafe Trawas telah berhasil menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di Jawa Timur.

Ribuan orang selalu datang ke cafe yang berlokasi di area Grand Whiz Hotel Trawas ini untuk menikmati makanan dan pemandangan indah. Tak berlebihan, view kafe ini berhadapan langsung dengan Gunung Penanggungan. Pengunjung dimanjakan dengan makanan enak sekaligus pemandangan yang spektakuler.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

Memasuki usia yang kedua pada tahun ini, Jungle Cafe Trawas trus berbenah dengan menyempurnakan fasilitas serta pelayanan kepada pengunjung.

"Lakukan magic word untuk keluar dari segala tekanan pandemi saat itu, selain semua butuh logika yang matang, juga butuh sebuah sikap ketegasan untuk tetap melangkah dan segera memutuskan setiap ide dan gagasan. Melakukan sesuatu untuk sebuah perubahan. Selain itu juga butuh hati untuk melihatnya dari sisi kemanusiaan," ungkap Founder jungle Hospitality Management, Dany Budiman di sela acara perayaan Anniversary Jungle Cafe Trawas, pada Minggu (5/2/2023).

Jungle Cafe Trawas sendiri merupakan cikal bakal lahirnya Jungle Hospitality Management yang lahir kala pandemi melanda dunia 2 tahun silam. Dan selama 2 tahun perjalannya, Jungle Hospitality Management telah berhasil melahirkan setidaknya 10 outlet kafe dan resto, serta Hotel berkonsep unik bernama Locca Lodge Trawas.

"Semua pencapaian hingga ke titik ini, tentunya tak lepas dari kerja keras team kami yang luar biasa. Apresiasi tertinggi buat mereka semua tanpa terkecuali," ungkap Danny.

Baca Juga: Pria Diduga Melompat dari Atap Hotel Goldvitel Surabaya dan Menimpa Mobil

Seperti tahun sebelumnya, ritual perayaan anniversary Jungle Cafe selalu penuh dengan kejutan. Dimulai dengan serangkaian acara musik dari berbagai genre seperti Pop, Reggae, Jazz hingga DJ.

Diawali dengan ritual potong tumpeng, lalu dilanjutkan dengan serangkaian acara untuk memanjakan para tamu yang datang dengan berbagai hiburan. Bahkan paginya, sebelum acara dimulai, Jungle Cafe sudah diserbu oleh emak-emak yang ternyata sedang ingin mengikuti Yoga bersama yang juga diadakan cafe ini. Selain itu Juga ada banyak hadiah yang dibagikan kepada para tamu yang datang.

Baca Juga: Mayat Pria asal Jombang Ditemukan di Teras Hotel Mojokerto, Masih Pakai Jaket dan Helm

"Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung kami, membangun bersama eksistensi JHM hingga ke titik ini. Termasuk untuk rekan-rekan media yang selama ini juga yang secara aktif memberikan saran dan masukannya," pungkas Danny.

Andika, salah satu pengunjung Jungle Cafe asal Sidoarjo mengaku sudah kali kelima mengunjungi kafe ini bersama keluarganya. Menurutnya, Jungle Cafe Trawas sejak awal memang menjadi salah satu tempat ternyaman baginya dan keluarga untuk berlibur.

"Nyaman banget, betah disini, melewati waktu bersama keluarga sekaligus menikmati megahnya Gunung penanggungan. Apalagi sekarang ternyata sudah ada renovasi tempatnya. Semoga sukses, dan terus berinovasi untuk Jungle Cafe," pungkasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).