Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla
- Penulis : Dony Maulana
- | Kamis, 22 Okt 2026 12:58 WIB
selalu.id — DPW Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur menggelar apel peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Graha Gus Dur, Gayungsari, Surabaya, Kamis (22/10/2026).
Momentum ini dijadikan pengingat bahwa semangat pengabdian santri tak hanya berkaitan dengan keagamaan, tetapi juga menyentuh isu-isu nyata di tengah masyarakat, termasuk pelestarian lingkungan hidup.
Baca Juga: Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla
Sekretaris DPW PKB Jatim sekaligus pembina apel, Multazamudz Dzikri, menegaskan bahwa di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menjaga alam merupakan medan pengabdian yang tak kalah penting.
"Di tengah tantangan zaman ini, salah satu medan pengabdian yang harus menjadi perhatian kita adalah menjaga bumi, menyelamatkan lingkungan, serta mencegah kebakaran hutan dan lahan," ujarnya di hadapan ratusan peserta apel.
Multazam menjelaskan, asap karhutla bukan sekadar kerusakan lingkungan, melainkan ancaman langsung terhadap kesehatan, sumber penghidupan, dan masa depan masyarakat. Oleh karena itu, semangat perjuangan santri harus turut diarahkan untuk menjaga kelestarian alam. "Berarti, jihad santri hari ini adalah melawan karhutla," tegasnya.
Baca Juga: Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah
Santri juga diminta mengambil peran aktif melalui edukasi masyarakat dan pencegahan perilaku yang memicu kebakaran. "Kalau belum mampu memadamkan api, jangan menjadi penyebab kebakaran. Kalau belum mampu meredakan bencana, setidaknya jangan ikut menciptakannya," pesannya.
Terkait tema Hari Santri Nasional tahun ini "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", Multazam mengingatkan agar tidak sekadar menjadi slogan. Santri harus tampil menjadi penentu arah zaman, hadir menyelesaikan persoalan bangsa melalui kerja nyata di berbagai bidang.
Baca Juga: Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?
"Indonesia Emas tidak akan lahir dari pidato yang indah, melainkan dari kontribusi nyata santri di tengah masyarakat," ucapnya.
Di akhir kegiatan, DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.
Editor : Achmad Supriyadi