Jumat, 16 Okt 2026 19:57 WIB

Kabar Gembira, PGN Siapkan Jargas Pipa untuk Pelaku UMKM di Trenggalek

PGN kembangkan jaringan gas bumi (jargas) melalui pipa untuk rumah tangga dan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Trenggalek. (Dok. Humas PGN for selalu.id).
PGN kembangkan jaringan gas bumi (jargas) melalui pipa untuk rumah tangga dan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Trenggalek. (Dok. Humas PGN for selalu.id).

selalu.id - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen memperluas akses energi bersih di Jawa Timur.

Kali ini, PGN membidik potensi pengembangan jaringan gas bumi (jargas) melalui pipa untuk rumah tangga dan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan IICD Corporate Governance Award 2026

Langkah strategis ini diwujudkan lewat keikutsertaan PGN dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi terkait pengaturan serta pengawasan gas bumi pipa.

Agenda tersebut digagas oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) berkolaborasi dengan Anggota Komisi XII DPR RI di Trenggalek, Jumat (16/10/2026).

Direktur Gas Bumi BPH Migas, Muhiddin, mengungkapkan bahwa pemanfaatan jargas membawa kemudahan nyata bagi masyarakat. Pasalnya, pasokan gas disalurkan langsung melalui pipa ke rumah-rumah warga tanpa perlu repot bongkar pasang tabung gas.

Tak hanya soal kepraktisan, perluasan jargas juga menjadi jurus ampuh untuk menekan ketergantungan pada energi impor.

"Dengan adanya program jargas ini, kita akan bisa menekan impor LPG yang sampai saat ini sudah mencapai 7,5 juta ton per tahun," tegas Muhiddin.

Dukungan senada disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI, Dr. Sartono. Ia menilai pengawasan dan tata kelola penyaluran gas bumi melalui pipa sangat krusial untuk menjaga ketahanan energi nasional dan kepastian investasi.

Baca Juga: Jargas APBN Capai 29 Ribu Sambungan di Sidoarjo, Pemasangan Dipastikan Gratis

Sartono mendorong agar infrastruktur jargas di wilayah Mataraman, khususnya Trenggalek, dapat digarap secara terintegrasi.

"Peluang pembangunan jargas perlu dibahas lebih lanjut bersama kementerian dan lembaga terkait dengan mempertimbangkan potensi wilayah serta kebutuhan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Area Head PGN Sidoarjo, Heri Frastiono, melihat sektor UMKM di Trenggalek memiliki prospek besar untuk memanfaatkan jaringan gas.

Berbagai produk unggulan daerah seperti keripik tempe dan alen-alen dinilai membutuhkan pasokan energi yang stabil, hemat, dan efisien untuk mendongkrak kapasitas produksi.

Baca Juga: PGN Tebar Edukasi Energi Murah dan Aman untuk Warga Surabaya Lewat City Gas Tour 2026

"Gas bumi memiliki keunggulan dari sisi kepraktisan, kenyamanan, potensi efisiensi biaya energi, serta karakteristik pembakaran yang lebih bersih. Bagi pelaku UMKM, ketersediaan energi yang andal dan berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran proses produksi," jelas Heri.

Kendati demikian, Heri menyebut pengembangan jargas di daerah baru tetap memerlukan kajian mendalam. PGN fokus mempertimbangkan kesiapan pasokan, infrastruktur, potensi pasar, hingga keekonomian jaringan.

"PGN senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi potensi pengembangan pemanfaatan gas bumi di berbagai daerah, termasuk Trenggalek," katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Melalui gerakan Merawat Bumi Pertiwi yang diinisiasi PDI Perjuangan, hutan bakau, limbah sampah, hingga hasil laut kini bertransformasi menjadi ekonomi tinggi.

Ini Lho Rek, Nama-nama Penjabat yang Tega Korupsi Dana Bencana di Indonesia

Total ada lima orang yang ditetapkan tersangka oleh penyidik KPK, salah satunya merupakan adik dari mantan Kepala BNPB Suharyanto.

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana, Adik Eks Kepala BNPB Ikut Terseret

Guna kepentingan penyidikan, penyidik KPK langsung melakukan penahanan terhadap para tersangka selama 20 hari pertama.

Satpol PP Ancam Razia Warung Remang Bandel di Surabaya, RT-RW Wajib Catat

Bukan cuma warung, keberadaan pemandu lagu (PL) perempuan tanpa izin resmi, minuman keras, juga bakal disapu bersih.

Pemkab Sidoarjo Bakal Terapkan Parkir QRIS, Tak Segan Sikat Jukir Bandel

Pemkab Sidoarjo juga akan memberikan penghargaan maupun apresiasi pada jukir yang berprestasi dan mengajak budaya kerja disiplin.

285 Kebakaran Terjadi di Nganjuk Sepanjang Musim Kemarau

Atas banyaknya kejadian kebakaran ini, masyarakat diimbau tidak sembarangan membakar sampah. Bila ada kondisi darurat bisa hubungi call center 112.