Rabu, 21 Okt 2026 19:20 WIB

Cantiknya Gubernur Khofifah Kenakan Busana Berbahan Kain Tenun Ikat Lamongan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Apr 2022 12:29 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terlihat cantik mengenakan busana muslim bercorak warna warni. Dalam postingan instagramnya terlihat Khofifah memakai dua jenis busana muslim.

Disebutkan, dua busana tersebut merupakan hasil dari produk UMKM masyarakat Parengan, Lamongan yang dikenal sebagai penghasil kain tenun ikat.

Baca Juga: Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

"Lamongan bukan cuma dikenal jago bikin pecel lele atau soto. Kota ini juga punya kain tenun ikat, hasil kreativitas masyarakat Desa Parengan, Kecamatan Maduran. Tenun ini sudah berumur tiga dekade, sudah ada sejak zaman kolonial," kata Khofifah dalam keterangannya di Instagram @khofifah.ip.

Khofifah mengungkapkan, meski namanya tenun ikat, tetapi bahannya terasa adem jika saat digunakan. Hal itu cocok dijadikan outfit harian, mulai dari dress, kemeja, gamis, dan lain-lain.

" Motifnya khas, berupa 'gunungan' yang dibentuk menyerupai gapura. Yuk borong produk UKM Jatim untuk Hari Raya Idul Fitri,"ungkapnya.

Desainer Nasional asal Surabaya, Jawa Timur, Embran Nawawi, memberi komentar dua gaya busana muslim Gubernur Khofifah tersebut.

Embran menyampaikan bahwa busana muslim yang dikenakan oleh Gubernur Khofifah merupakan bentuk busana bernama abaya.

"Kalau di Indonesia busana itu disebut dress potong pinggang. Abaya Hijau (kerudung Orenye) adalah warna kesukaan ibu Gubernur Khofifah. Detail yang ditonjolkan adalah penempatan motif A simetris (motif tumpal temun),"jelas Embran saat dihubungi Selalu.id, Minggu (17/4/2022).

Embran pun menyampaikan bahwa dalam fashion itu selain sebagai aplikasi, biasanya untuk mensamarkan bentuk tubuh seperti berkesan langsing.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

"Kalau disini Ibu (Khofifah) berkesan anggun, "ujarnya.

Apalagi, kata Embran, Abaya gold merah atau kerudung newah bentuk yang sama dengan look berbeda.

Embran menyebut bahwa Khofifah terlihat sangat glamour dan fresh. Karena warna dan motifnya memang mewah dan glamour.

"Warna hijau memang merupakan warna kewibawaan, hingga jika dipakai seorang pemimpin akan terlihat tenang dan berwibawa sekaligus terlihat elegant," ungkap Embran.

Baca Juga: Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Lebih lanjut Embran mengungkapkan, busana muslim tenun yang dipakai Khofifal asal Lamongan tersebut merupakan tenun terbaik Jawa Timur.

"Dengan teknik ikat membuat motif terlihat tegas dan elegan. Material katun dan rayon membuat tenun ini nyaman buat dipakai sarung maupun untuk busana,"tuturnya.

Ia pun menambahkan, warna Gold dan Merah adalah warna kemewahan dan keceriaan. Sehingga, warna ini memberi kedekatan secara emosional dengan orang sekitarnya.

"Ibu Gubernur Khofifah cocok untuk kedua potongan tersebut, saya nilai dari 1-10. Untuk Abaya hijau nilainya 7,5, kalau Abaya Hold merah nilainya 9, tergantung suasananya," terang Embran. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.