Insiden Lampu Lalulintas Mati di Surabaya, DPRD Minta Audit Seluruh Panel Surya
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 23 Jun 2026 15:56 WIB
selalu.id - DPRD Surabaya meminta audit terhadap seluruh panel surya (solar cell) yang digunakan untuk penerangan jalan umum (PJU), imbas tak berfungsinya alat tersebut saat sejumlah lampu lalulintas mati ketika pemadaman listrik di Kota Pahlawan.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mengatakan bahwa evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh perangkat yang selama ini dipasang masih berfungsi optimal dan tidak sekadar menjadi pelengkap infrastruktur.
Baca Juga: Karangan Bunga Bernada Satir Kepung Dinas Dinkopumdag Surabaya
“Kita minta dicek dan diaudit ulang. Apakah masih berfungsi atau tidak. Kalau ada kendala teknis, harus diketahui penyebabnya dan segera diperbaiki,” tegasnya kepada selalu.id, Selasa (23/6/2026).
Selain meminta evaluasi panel surya, DPRD juga menyoroti minimnya pemberitahuan kepada masyarakat terkait pemadaman listrik.
Baca Juga: Timbun Saluran Air Hampir 20 Tahun, Bangunan Liar di Pasar Bratang Surabaya Dibongkar
Kata Eri, pemadaman mendadak tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menghambat pelayanan publik dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
“Kalau tidak ada pemberitahuan, dampaknya besar. Bukan hanya kemacetan, tapi juga rawan kecelakaan ketika lampu lalu lintas mati mendadak,” jelasnya.
Baca Juga: Influenza A Naik di Surabaya, Dinkes Minta Warga Tak Merespon Berlebihan
Diketahui, beberapa hari ini Kota Surabaya mengalami pemadaman listrik secara bergantian. Pemadaman itu juga berimbas pada matinya traffic light (lampu lalulintas).
Akibatnya, para pengguna jalan mengalami kemacetan, banyak yang melanggar, terutama pengendara motor yang saling menerobos jalan di persimpangan.
Editor : Zein Muhammad