Sabtu, 26 Sep 2026 15:51 WIB

Wabup Pasuruan Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026, Hilirisasi Produk Hutan jadi Sorotan

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 14 Jun 2026 13:03 WIB
Momen Wabup Shobih Asrori menghadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026. (Dok. Pemkab Pasuruan)
Momen Wabup Shobih Asrori menghadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026. (Dok. Pemkab Pasuruan)

selalu.id - Produk kopi dari Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, turut ditampilkan dalam Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 yang digelar di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun. Produk tersebut mendapat perhatian Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori saat meninjau area pameran, Sabtu (13/6/2026).

Shobih memanfaatkan kehadirannya dalam pembukaan jambore untuk melihat langsung berbagai potensi usaha masyarakat berbasis hutan yang dipamerkan. Ia juga menyambangi sejumlah stan yang menampilkan hasil pengelolaan perhutanan sosial dari berbagai daerah.

Baca Juga: 6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Kopi yang dikelola petani hutan dari Purwodadi menjadi bagian dari upaya pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan.

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 merupakan agenda tahunan yang menjadi ruang silaturahmi antarkelompok tani hutan. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah berbagi pengalaman, promosi produk unggulan, serta penguatan jejaring ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan.

Pembukaan jambore dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto melalui prosesi pemukulan kentongan sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan. Momentum tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perhutanan sosial sebagai instrumen pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Mengusung tema “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera”, jambore tahun ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara konservasi hutan dan pengembangan ekonomi warga. Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur, mulai Kelompok Tani Hutan (KTH), Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), hingga kalangan akademisi.

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa keberhasilan sektor perhutanan sosial tidak cukup diukur dari besarnya produksi hasil hutan. Menurutnya, peningkatan nilai tambah melalui pengolahan produk menjadi kunci agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Kita tidak boleh berhenti hanya di produksi. Petani hutan harus bisa mengolah dan menambah nilai produknya sendiri, supaya manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Khofifah.

Baca Juga: Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Pernyataan tersebut sejalan dengan kondisi sektor kopi Jawa Timur yang saat ini menjadi salah satu komoditas andalan perhutanan sosial. Sekitar 62 persen produksi kopi di provinsi ini berasal dari kawasan perhutanan sosial, menjadikannya sektor strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat desa hutan.

Jawa Timur juga tercatat sebagai provinsi dengan luasan perhutanan sosial terbesar di Indonesia, mencapai hampir 30 persen dari total luas perhutanan sosial nasional. Capaian itu menjadi modal penting dalam mendorong pengembangan usaha berbasis hutan yang produktif sekaligus berkelanjutan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ribuan Santri Adu Bakat dalam PORSADIN VII Jatim di Lumajang

Para juara nantinya akan mewakili Jawa Timur di PORSADIN Nasional yang rencananya digelar di Jakarta pada November 2026.

Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP

Wali Kota Eri berpesan agar para pemuda tidak sekali-kali melupakan budaya lokal, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling membantu.

Guruh Soekarnoputra di Mata Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim: Indonesia Kehilangan Marhaenis

selalu.id – Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mas Guruh Soekarnoputra, Mohammad Guruh Irianto S

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut.

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.