Minggu, 18 Okt 2026 16:08 WIB

Lecehkan Anak saat Parade Surabaya Vaganza, Pria 40 Tahun Dimassa

Pelaku pelecehan seksual di Parade Surabaya Vaganza saat dihajar massa. (Dok. Polsek Genteng).
Pelaku pelecehan seksual di Parade Surabaya Vaganza saat dihajar massa. (Dok. Polsek Genteng).

selalu.id - Seorang pria diamankan polisi setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap penonton perempuan saat Parade Surabaya Vaganza di Jalan Kenari Surabaya, Sabtu (16/5/2026).

Korban diketahui berinisial AG (15), warga Surabaya. Sementara terduga pelaku adalah IRF (40), warga Undaan, Genteng, Surabaya.

Baca Juga: Kapolda Jatim Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi

Peristiwa itu terjadi saat korban menonton Parade Surabaya Vaganza bersama temannya berinisial RR di pertigaan samping Hotel Majapahit Surabaya.

Saat suasana ramai dipadati penonton, korban menjadi sasaran aksi pelecehan seksual oleh pelaku.

Pelaku disebut memepet korban dari arah belakang seorang diri. Setelah itu, IRF diduga memegang bokong korban dan melakukan tindakan tak senonoh hingga membuat korban merasa dilecehkan.

Korban yang merasa terkejut langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga dan penonton lain yang berada di lokasi parade.

Tak lama kemudian, massa langsung mengamankan dan menginterogasi terduga pelaku di lokasi kejadian.

Situasi sempat memanas hingga IRF menjadi sasaran amukan massa yang menyaksikan Parade Surabaya Vaganza.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Teman korban kemudian melaporkan kejadian itu melalui Call Center 110.

Anggota Polsek Genteng bersama Unit Resmob yang sedang bertugas di sekitar lokasi langsung menuju Jalan Kenari untuk mengamankan situasi.

Petugas kemudian membawa terduga pelaku dari lokasi kejadian untuk menghindari amukan massa yang semakin ramai.

Polisi juga melakukan pendataan awal terhadap korban dan sejumlah saksi di lokasi.

Baca Juga: Dituduh Lecehkan Karyawan, Bos Restoran WNA Korea Anggap Dirinya Tak Bersalah dan Janji Koperatif 

Kapolsek Genteng, Kompol Grandika Indera Waspada membenarkan adanya dugaan pelecehan seksual yang terjadi saat Parade Surabaya Vaganza.

Menurutnya, kasus tersebut kini telah dilimpahkan untuk penanganan lebih lanjut.

“Betul ada. Namun saat ini ditangani sama Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).

Hingga kini, Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku maupun sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC