Selasa, 29 Sep 2026 20:08 WIB

Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Joki Ujian SNBT-UTBK, 3 Dokter Turut Diamankan

Para tersangka saat dirilis di Polrestabes Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).
Para tersangka saat dirilis di Polrestabes Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).

selalu.id - Polrestabes Surabaya baru-baru ini membongkar sindikat perjokian Seleksi Nasional Berdasarkan Tes-Ujian Tulis Berbasis Komputer (SNBT-UTBK).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menerangkan, kasus tersebut terungkap saat pelaksanaan SNBT-UTBK di Gedung Rektorat lantai 4 Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jalan Lidah Wetan pada 21 April 2026.

Baca Juga: 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

“Pengawas mencurigai salah satu peserta yang foto dengan data ujiannya sama dengan tahun lalu, tapi identitas yang digunakan berbeda,” kata Luthfie saat konferensi pers, Kamis (7/5/2026).

Panitia ujian kemudian melakukan pengecekan administrasi. Kartu peserta, KTP, dan ijazah SMA diperiksa. Kecurigaan itu menguat saat didapati ada fotonya tidak sesuai.

“Hasil konfirmasi ke sekolah menunjukkan identitas benar, tetapi foto yang digunakan bukan milik pemilik data,” jelas Luthfie.

Peserta tersebut mengaku sebagai joki. Temuan itu lantas dilaporkan ke pihak berwajib. Polisi kemudian melakukan penyelidikan, hingga terbongkarlah jaringan yang cukup terstruktur.

Ada yang berperan jadi penerima order, pemberi order, joki lapangan, hingga pembuat dokumen kependudukan palsu.

Sebanyak 14 tersangka telah ditahan. Rinciannya, lima penerima order, dua pemberi order, dua joki, dan lima pembuat KTP palsu. Tiga di antaranya berprofesi sebagai dokter aktif.

Baca Juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya

Hasil penyelidikan juga terungkap bahwa sindikat jasa perjokian di dunia pendidikan itu telah beroperasi sejak 2017.

“Sejak 2017 sampai 2026, tersangka utama diduga menerima sekitar 150 klien. Saat ini kami sudah mengantongi identitas 114 orang dan masih terus kami dalami,” sebut Luthfie.

Ia mengatakan bahwa jaringan ini beroperasi di sejumlah kampus negeri dan swasta di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Kalimantan.

Untuk tarif jasa joki, mulai dari Rp500 juta hingga Rp700 juta per peserta. Dari uang itu para joki menerima bayaran antara Rp20 juta hingga Rp 75 juta.

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

Untuk kampus favorit dan fakultas kedokteran, joki akan mendapatkan lebih banyak.

“Sebagian besar permintaan memang untuk fakultas kedokteran karena dianggap memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi,” tandas polisi berpangkat tiga melati tersebut.

Kini, para tersangka dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen, Pasal 69 juncto Pasal 61 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta Pasal 96 juncto Pasal 5 huruf f Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.

Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau selalu waspada dengan segala bentuk modus kejahatan.

Arah Baru Pengembangan Rumah Sakit di Sidoarjo

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan medis yang proporsional dan tidak menumpuk di satu titik.

Cegah Pungli, Pemkot Surabaya Buka Skema Bantuan Seragam Lewat BOPDA

Eri menegaskan, jika sekolah membantu menyediakan seragam bagi siswa yang membutuhkan, harganya tidak boleh lebih mahal dibandingkan harga di toko.

Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Pelindo dalam mendukung kelancaran arus barang dan penguatan rantai logistik nasional.