Sabtu, 26 Sep 2026 11:06 WIB

UK Petra Riset Daur Ulang Limbah Fly Ash Jadi Beton Rumah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 09 Mar 2022 16:20 WIB
Guru Besar dalam Bidang Ilmu Teknik Sipil UK Petra, Prof Antoni, memberi penjelasan proses fly ash
Guru Besar dalam Bidang Ilmu Teknik Sipil UK Petra, Prof Antoni, memberi penjelasan proses fly ash

selalu.id - Universitas Kristen (UK) Petra maksimalkan daur ulang abu terbang atau fly ash yang berasal dari proses pembakaran batu bara yang menghasilkan limbah padat dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Guru Besar dalam Bidang Ilmu Teknik Sipil UK Petra, Prof Antoni mengatakan jika limbah padat dibuang begitu saja dan dibiarkan menumpuk serta tidak diolah akan menyebabkan pencemaran lingkungan secara masif.

Baca Juga: ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

"Sebagai gambaran, di tahun 2021 saja jumlah limbah fly ash yang dihasilkan di Indonesia berjumlah tidak kurang dari 8,7 juta ton per tahun, yang berhasil di daur ulang hanya lebih kurang 10 persen saja,"kata Prof Antoni, saat ditemui di Kampus UK Petra, Rabu (9/3/2022).

Prof Antoni menjelaskan bahwa semula memang fly ash dikategorikan sebagai material B3, namun sesuai dengan PP nomor 22 tahun 2021, fly ash tidak lagi dikategorikan sebagai limbah berbahaya.

"Maka dari itu saya meneliti lebih jauh bagaimana caranya mendaur-ulang Fly Ash ini agar bisa menjadi bahan baku beton yang berkualitas dengan mengurangi bahan semennya,"jelasnya.

Selain itu, Prof Antoni menyebut tentang Potensi Abu Terbang Sebagai Material Sementisius dalam Pembuatan Beton Rendah Semen. Ia menekankan bahwa jika ingin memanfaatkan Fly Ash khususnya dari PLTU maka perlu juga memahami dengan baik kualitasnya.

"Sebagai limbah, tidak semua Fly Ash memiliki kualitas yang baik dan seragam. Maka dari itu Fly Ash itu perlu melalui berbagai tahap evaluasi terlebih dahulu,"ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, jika sudah bisa memanfaatkannya dengan maksimal maka produksi beton di Indonesia bisa dilakukan secara massal.

Selama ini fly ash sudah mulai dimanfaatkan dalam pembuatan beton di Indonesia, namun umumnya hanya dengan kadar rendah, antara untuk menggantikan semen sebesar 20-30 persen saja.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

"Padahal,kadar penggunaannya ini masih bisa di tingkatkan kembali, bahkan hingga 100 persen,"ungkapnya.

Lebih lanjut Prof Antoni menjelaskan bahwa agar kualitas beton dapat dijaga tetap bagus, kualitas fly ash yang digunakan perlu melalui proses quality control.

"Dalam penelitian, kami mengembangkan metode quality control mutu fly ash yang dapat dilakukan dengan cepat, yang kami sebut dengan Rapid Indicator,"paparnya.

Sementara itu, Prof Antoni juga mengatakan Limbah abu terbang menjadi masalah lingkungan yang nyata. Pemanfaatan limbah abu terbang yang baik secara konsisten akan mengurangi masalah lingkungan.

Baca Juga: Muncul Asap Putih di Mal PTC Surabaya, Pengunjung Heboh

"Sekaligus mengurangi penggunaan semen, yang dimana proses produksinya juga menghasilkan gas karbon dioksida yang meningkatkan efek rumah kaca,"jelasnya.

Pemanfaatan semen yang efisien dan efektif, kata dia, disertai dengan pemanfaatan limbah abu terbang sebagai material pengganti sebagian semen, mampu menghasilkan mutu beton yang baik dan tahan lama serta mempunya nilai ekonomis tinggi.

Ia menambahkan bahwa fly Ash ini sendiri merupakan limbah dari proses pembakaran dari PLTU, maka kualitasnya juga bervariasi terhadap waktu.

Hal ini disebabkan adanya perbedaan sumber batubara, temperatur pembakaran batu bara, dan variabel lainnya.

"Biasanya beton yang menggunakan Fly Ash ini akan berwarna agak kecoklatan dan terjadi peningkatan mutu pada umur lanjut," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut.

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.

Ketika Energi Bersih Menentukan Masa Depan Industri Indonesia

Dalam pidato pembukaan General Debate pada 22 September, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyebut dunia sedang menghadapi empat tests of power.