Rabu, 21 Okt 2026 20:40 WIB

Korina Kartika Sari Maju Sebagai Ketua Kormi Surabaya, Bawa Visi dan Program Khusus

Korina Kartika Sari saat maju sebagai calon Ketua Kormi Surabaya. (Dok. Korina for selalu.id).
Korina Kartika Sari saat maju sebagai calon Ketua Kormi Surabaya. (Dok. Korina for selalu.id).

selalu.id - Korina Kartika Sari, tokoh perempuan yang aktif di sektor olahraga, kewirausahaan, dan kepemudaan, resmi menyatakan diri maju dalam pencalonan kepengurusan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Surabaya periode mendatang.

Pengurus yang saat ini menjabat sebagai Bendahara KORMI Kota Surabaya (2021–sekarang) ini membawa visi untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai pusat olahraga masyarakat yang inklusif, berprestasi, dan berkelanjutan.

Baca Juga: KONI Sidoarjo Mulai Babak Baru, Fokus Persiapan Porprov 2027

"Dengan pengalaman yang saya miliki di berbagai organisasi olahraga dan latar belakang pendidikan arsitektur dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), saya ingin membawa semangat baru untuk memajukan olahraga masyarakat yang sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045, serta Gerakan Indonesia Aktif yang dicanangkan oleh KORMINAS," tegss Korina, Minggu (1/3/2026).

Visi dan Misi Strategis

Korina menetapkan visi utama untuk menjadikan KORMI Kota Surabaya sebagai wadah yang mampu mencetak generasi sehat, produktif, dan berkarakter.

Untuk mewujudkannya, dirinya merumuskan delapan misi strategis, di antaranya:

1. Memperluas akses dan partisipasi olahraga secara inklusif

2. Mengembangkan ekosistem olahraga berbasis komunitas (INORGA) dan Sport Science

3. Membina talenta dan meningkatkan daya saing atlet olahraga masyarakat

4. Mempromosikan gaya hidup aktif dan nilai sportivitas

5. Membangun kolaborasi dan kemitraan strategis

6. Mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Surabaya sebagai sarana olahraga

7. Menyelaraskan program dengan agenda pembangunan nasional

8. Menjalankan pengelolaan organisasi secara profesional.

"Olahraga masyarakat bukan hanya tentang kebugaran, tapi juga membangun ekosistem sosial yang kuat. Setiap warga Surabaya, dari berbagai latar belakang, harus memiliki akses dan ruang untuk berprestasi melalui olahraga," jelasnya.

Baca Juga: Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

"Saya berkeinginan KORMI tidak hanya menjadi wadah, tapi juga rumah bersama bagi seluruh Induk Organisasi Olahraga Masyarakat serta komunitas olahraga," tambah Korina.

5 Program Unggulan yang Menjadi Pembeda

Sebagai calon pemimpin yang sudah didukung sebanyak 30 inorga, dengan latar belakang konstruksi dan pengorganisasian, Korina merancang lima program unggulan yang difokuskan pada pendekatan akademisi, digitalisasi, dan kajian teknis.

Pemetaan dan Pengembangan INORGA Berbasis Data: Melakukan pemetaan menyeluruh terhadap seluruh INORGA di Surabaya beserta analisis kebutuhan sarana dan potensi penggiat sebagai dasar kebijakan.

Kajian Teknis Bersama Akademisi: Berkolaborasi dengan kalangan akademisi untuk menyusun kajian terkait kenaikan nilai penghargaan dan pengembangan Training Centre (TC), termasuk analisis sebaran potensi penggiat.

Digitalisasi Administrasi KORMI: Mengubah seluruh sistem administrasi menjadi digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas laporan organisasi serta keuangan.

Baca Juga: Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

Kolaborasi Lintas Sektor: Membangun kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta pelaku usaha untuk mendukung pembinaan penggiat, pelatihan SDM, dan penyediaan sarana prasarana.

Penguatan Regenerasi dan Pembinaan Atlet Muda: Menciptakan sistem regenerasi atlet berkelanjutan melalui pendekatan sekolah dan komunitas, dengan program pelatihan dan sosialisasi untuk meningkatkan kualitas SDM penggiat olahraga.

Rekam Jejak yang Kuat di Organisasi

Selain menjabat sebagai Bendahara KORMI Surabaya, Korina juga aktif di berbagai kepengurusan lainnya, antara lain Bendahara FORSPEK Jatim (2023–2027), Bendahara PORTINA Kota Surabaya (2025–2029), Bendahara Jiwa Muda Nusantara (2025–sekarang), anggota Srikandi Organisasi Kepemudaan Wanita (2024–sekarang), serta anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bidang Infrastruktur (2025–sekarang).

"Dengan kombinasi pengalaman organisasi, semangat kewirausahaan, dan pendekatan akademis, saya optimistis dapat membawa KORMI Surabaya menjadi lebih progresif. Sebanyak 80 persen pengurus KORMI berasal dari INORGA, sehingga kita bisa memaksimalkan kreativitas dan ide dari komunitas untuk kemajuan bersama," papar Korina.

Diketahui, dari 80 persen pengurus KORMI yang berasal dari INORGA, sebanyak 50 persennya sebagai pemilik hak suara telah memberikan surat dukungan kepada Korina.

Ke depan Korina Optimis mampu menjadikan KORMI lebih bergairah dan berwarna dengan semangat Sportivitas sesuai dengan tujuan dari semua INORGA.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.