Minggu, 04 Okt 2026 01:45 WIB

Kandang Ayam Ambruk Tersapu Angin Kencang di Mojokerto, Rugi Rp200 Juta

selalu.id - Kandang ayam program ketahanan pangan di Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang.

Peristiwa itu terjadi saat kandang berisi sekitar 700 ekor ayam. Akibat kejadian tersebut, tiga ekor ayam mati dan kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

Baca Juga: Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Saat kejadian, sejumlah pekerja berada di dalam kandang. Menyadari angin kencang mulai menerjang, para pekerja langsung menyelamatkan diri keluar kandang.

Kepala Desa Payungrejo, Lilik Nurfariah, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB pada Minggu (28/12/2025). Saat itu hujan turun deras disertai angin kencang.

Baca Juga: Hujan di Surabaya Hari Ini, Bikin Banjir 17 Titik dan Pohon Tumbang

“Hujan dan angin sangat kencang. Ini kandang ketahanan pangan Desa Payungrejo yang berisi 700 ekor ayam. Usia kandang baru sekitar satu bulan lebih,” kata Lilik, Senin (29/12/2025).

Ia menambahkan, kerugian akibat ambruknya kandang tersebut mencapai Rp200 juta. Selain tiga ekor ayam yang mati, ayam lainnya mengalami stres.

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Surabaya Hari Ini, Langsung Banjir

“Kerugian kandang sekitar Rp200 juta dan ada tiga ayam mati. Ayam yang selamat dititipkan sementara di kandang milik warga dan masih dalam proses pemulihan karena stres,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

IR justru menghubungi call center 110 untuk melaporkan perbuatannya ke polisi. Polisi yang menerima laporan langsung menelusuri lokasi penelepon.

Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Validitas data Desil sangat penting karena berdampak langsung pada akses warga terhadap program pemerintah.

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.

Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

PT Pelindo Terminal Petikemas menyebut transformasi tersebut telah mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memangkas waktu singgah kapal dan barang berada