Sabtu, 26 Sep 2026 01:22 WIB

Cegah Keracunan, Wali Kota Mojokerto Tinjau Distribusi MBG di Sekolah

selalu.id – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Kota Mojokerto, Senin (29/9/2025).

 

Baca Juga: Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Peninjauan dilakukan untuk memastikan distribusi makanan bergizi dari Badan Gizi Nasional (BGN) berjalan aman, tepat waktu, serta mencegah potensi keracunan.

 

“Saya ingin memastikan program MBG yang menyasar anak-anak sekolah di Kota Mojokerto terlaksana dengan baik. Hari ini saya berkunjung ke SMP Negeri 1 dan SMK Negeri 1, sebelumnya juga sudah meninjau salah satu SPPG untuk melihat proses penyiapan makanan sebelum didistribusikan,” ujarnya.

 

Dari total 38.400 anak penerima manfaat MBG di Kota Mojokerto, mulai TK, SD, SMP, SMA, madrasah hingga pondok pesantren, saat ini sudah 21.760 siswa atau sekitar 57 persen yang terlayani. Layanan tersebut disuplai enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

 

Ika menegaskan, sejauh ini pelaksanaan MBG berjalan lancar. “Makanan selalu tersaji tepat waktu, fresh, dan aman untuk dikonsumsi,” katanya.

Baca Juga: Geledah Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto, KPK Sita Dokumen dan Amplop Berisi Uang

 

Setiap SPPG didukung tenaga ahli gizi dan berada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan. Untuk memperluas cakupan, Pemkot Mojokerto menyiapkan tiga aset lahan yang akan dipinjam pakaikan guna membangun SPPG tambahan. Dengan tambahan itu, total SPPG menjadi sembilan dan ditargetkan dapat menjangkau 100 persen penerima manfaat.

 

“Satu sekolah dilayani satu SPPG. Jadi kalau ada keluhan soal menu, distribusi, atau hal lainnya, cukup disampaikan ke kepala SPPG yang bertanggung jawab penuh,” pesannya.

Baca Juga: Korban KM Virgo asal Mojokerto Pulang, Keluarga Guyurkan Air Kembang

 

Sejumlah siswa juga mengapresiasi program ini. Meisya, siswi kelas 9 SMPN 1 Mojokerto, mengatakan menunya enak dan bervariasi. Hal senada disampaikan Cika, siswi kelas 11 SMKN 1 Mojokerto, yang berharap program ini terus berlanjut untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa.

 

Pemkot Mojokerto menargetkan program MBG dapat berjalan optimal agar anak-anak mendapatkan asupan gizi sehat, mendukung tumbuh kembang, serta meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar di sekolah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Ketika Energi Bersih Menentukan Masa Depan Industri Indonesia

Dalam pidato pembukaan General Debate pada 22 September, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyebut dunia sedang menghadapi empat tests of power.