Kamis, 22 Okt 2026 09:59 WIB

Empat Calon Sekda Surabaya Lolos Seleksi, Hasil Akan Diusulkan ke Gubernur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Agu 2025 15:24 WIB
Foto: Keempat Calon Sekda Surabaya
Foto: Keempat Calon Sekda Surabaya

selalu.id – Seleksi untuk mengisi posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya telah memasuki babak akhir setelah empat calon peserta menjalani tahapan presentasi dan wawancara.

 

Baca Juga: Pendapatan Daerah Jatim Turun, Sekda: Program Prioritas Tak Terdampak

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini tinggal menunggu hasil penilaian dari panitia seleksi (pansel) sebelum mengusulkan nama calon kepada Gubernur Jawa Timur.

 

"Nanti kita tinggal menunggu hasil yang disampaikan oleh panitia seleksi. Setelah itu kita usulkan kepada Gubernur Jawa Timur. Kita tunggu dulu dari panselnya," kata Wali Kota Eri, Senin (4/8/2025).

 

Empat calon tersebut yakni Dedik Irianto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup), Eddy Christijanto (Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), Lilik Arijanto (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan), dan Rachmad Basari (Kepala Badan Pendapatan Daerah).

 

Proses seleksi kompetensi tersebut telah berlangsung di Ruang Sidang Wali Kota pada Jumat, 1 Agustus 2025, dan disiarkan langsung melalui YouTube.

 

Lima panelis ahli yang terdiri dari akademisi, psikolog, dan perwakilan dari Kemenpan-RB serta Pemprov Jawa Timur bertugas menggali lebih dalam visi, misi, manajemen organisasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan integritas peserta.

 

Ketua Pansel, Prof. Dr. Fendy Suhariadi mengatakan bahwa keempat calon memiliki kompetensi dan rekam jejak yang baik.

Baca Juga: Wawancara Akhir Calon Sekda Surabaya, Pansel: Tak Ada Unggulan

 

Ia menambahkan, poin utama penilaian adalah kesesuaian visi dan misi calon dengan visi Wali Kota Eri. Pansel juga menguji kejujuran calon dengan meminta mereka menilai diri sendiri.

 

"Setiap calon memiliki kelebihan dan kekurangan yang berimbang. Mereka semua bagus karena sudah melewati proses panjang. Calon Sekda nantinya akan menjadi orkestrator bagi Pak Wali untuk mengadministrasikan dan mengkolaborasikan semua OPD,” kata Prof. Fendy.

 

Prof. Fendy menjelaskan bahwa tugas pansel telah selesai setelah menyerahkan hasil penilaian kepada Wali Kota Eri.

 

Baca Juga: Wali Kota Absen, Seleksi Sekda Surabaya Digelar Terbuka

“Tugas kami sebagai pansel selesai setelah menyerahkan hasil keempat calon ini. Mengenai batas waktu penyerahan kepada Pak Wali, itu ada di Bu Ira (Kepala BKPSDM Surabaya),” jelasnya.

 

Sekretaris Pansel yang juga menjabat Kepala Bagian Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, Indah Wahyuni, menambahkan bahwa keempat calon merupakan talenta terbaik Surabaya.

 

"Siapa pun yang terpilih nantinya, semoga itu yang terbaik untuk Kota Surabaya," pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.

Hasil Liga Champions: Como Bantai Manchester United 4-1, Setan Merah Tak Berkutik

Nico Paz jadi bintang lapangan. Gelandang muda Argentina itu mencetak 2 gol dan 1 assist.

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.