selalu.id – Sania Royale hari ini resmi mengumumkan hadirnya Sania Royale Rice Bran Oil terbuat 100 persen minyak bekatul padi murni kaya akan antioksidan alami yaitu yaitu Gamma Oryzanol yang secara ilmiah banyak memiliki manfaat kesehatan dan baik untuk asupan gizi.
Produk terobosan terbaru ini memiliki kandungan Gamma Oryzanol 10,000 ppm atau sekitar 15 kali lebih tinggi daripada minyak bekatul padi biasa, hasil dari penelitian dan pengembangan Sania Royale selama beberapa tahun.
Minyak nabati atau minyak goreng yang secara umum dikenal masyarakat di Indonesia memegang peranan penting sebagai cooking essentials dan juga asupan nutrisi sehari-sehari yang melekat pada budaya kuliner tanah air yang kaya dan unik, terutama dalam pengolahan makanan menjadi 'gorengan' yang sangat bervariasi dari daerah satu ke daerah lain.
Head of Marketing Sania Royale, Nuri Rialen mengatakan, disisi lain, ada stigma di kalangan masyarakat yang berpendapat bahwa proses penggorengan dapat menyebabkan hasil masakan menjadi tidak sehat.
Hal ini sebetulnya tidak sepenuhnya tepat, pemilihan bahan yang secara bijak, teknis memasak yang tepat, dan jumlah yang tertakar baik dapat membuat hasil gorengan yang enak tanpa mengorbankan nutrisi yang baik yang sudah terkandung dalam bahan masakannya, apalagi mengorbankan aspek kesehatan.
"Inilah yang dipercayai oleh Sania Royale dan terus digalakkan kepada masyarakat bahwa menggoreng ini sesungguhnya bisa saja baik asal bijak dalam memilih bahan, termasuk minyak nabati yang digunakan," ungkap Nuri kepada selalu.id, Kamis (7/12/2023) malam.
Kehadiran Sania Royale Rice Bran Oil, lanjut Nuri menjelaskan, adalah salah satu alternatif solusi bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan pola hidup dan makan sehat, tetap bisa mengkonsumsi gorengan sembari wujudkan 'Sehat Tanpa Batasan'.
"Sudah menjadi komitmen Sania Royale untuk terus menghadirkan minyak nabati yang baik dan berkualitas. Kategori Rice Bran Oil atau minyak bekatul ini dipilih secara khusus karena memiliki banyak manfaat kesehatan sehingga dapat dikonsumsi bagi yang menjalankan pola hidup sehat atau diet sekalipun," terangnya.
Sementara itu, minyak bekatul padi dalam Sania Royale ini mengandung berbagai nutrisi seperti serat, vitamin, mineral, dan antioksidan Gamma Oryzanol yang bermanfaat bagi kesehatan. Dibutuhkan 100 Kg beras coklat (brown rice) untuk menghasilkan 1 liter Rice Bran Oil yang murni.
"Dan hasil penelitian kami yang panjang juga berhasil membuat kandungan Gamma Oryzanol setinggi 10,000 ppm atau sekitar 15x lebih banyak dibandingkan jenis minyak bekatul yang umumnya diproduksi. Itulah mengapa semangat kampanye peluncuran Sania Royale Rice Bran Oil adalah 'Sehat Tanpa Batasan'," jelas Nuri.
Lebih lanjut Nuri menjelaskan, dibutuhkannya minyak nabati atau minyak goreng unggulan yang mendukung gaya hidup sehat diverifikasi oleh Dokter Yohan yang mengatakan bahwa saat ini pada umumnya kebiasaan makan sehari-hari masyarakat Indonesia banyak diolah dengan minyak dan santan.
"Memang terdapat peningkatan signifikan dalam kesadaran hidup sehat dimana banyak yang semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan melalui gaya hidup yang seimbang, termasuk pola makan sehat, olahraga teratur, dan manajemen stres," paparnya.
Pergeseran ini, juga didukung oleh aksesibilitas informasi kesehatan dan tren kebugaran. Namun pada kenyataannya, Indonesia dikenal sebagai negara dengan konsumsi domestik minyak goreng tertinggi di dunia. Itulah sebabnya kandungan gamma oryzanol pada Sania Royale Rice Bran Oil bisa memberi manfaat baik bagi masyarakat tanah air yang ingin menikmati gorengan bergizi.
Di sisi lain, terdapat juga studi yang menunjukkan adanya ‘perburukan’ kebiasaan makan pada generasi muda dan dewasa saat ini. Kebiasaan itu seperti menyukai fast food atau processed food, kurangnya edukasi diri tentang kandungan gizi bahan makanan yang diasup, pengaruh tren makanan di sosial media, gaya hidup sedentary, sering emotional eating, dan berbagai kebiasaan kurang baik lainnya.
"Kebiasaan makan ini dapat menciptakan resiko kesehatan metabolic syndrome seperti bertambahnya lemak visceral dan subkutan, resiko serangan jantung dan stroke, diabetes, gagal ginjal, dan beberapa penyakit lainnya," tambahnya.
Editor : Ading