selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur menyebut bahwa sebanyak 43,97 persen Jemaah Haji memiliki penyakit bawaah yang tergolong Resiko Tinggi (Resti).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jatim, Inna Mahanani mengungkapkan bahwa penyakit itu sering diderita oleh para lansia, seperti Jantung, Hipertensi dan Diabetes.
Baca juga: Operasional Kepulangan Jemaah Haji Jatim di Debarkasi Surabaya Tuntas
"Dari kami tetap diberikan pemeriksaan kesehatan secara intensif. Sudah ada penanganan secara individual yang meliputi pemberian penyuluhan kesehatan," ujar Inna, Kamis (26/5/2022).
Inna menjelaskan bahwa mereka telah diberi pelatihan dan pengukuran kebukaran untuk persiapan kesehatannya.
"Sudah ada petugas kesehatan yang diberangkatkan. Totalnya 72 orang, dengan satu dokter dan satu perawat. Masing masing kloter telah disiapkan," paparnya.
Baca juga: Hari ke-10, Debarkasi Surabaya Terima 14.781 Jemaah Haji
Disinggung soal pencapaian vaksin, dia menambahkan, baik Vaksin Covid 19 Dosis 1 dan Dosis 2, hingga Vaksin Meningitis, sampai sekarang masih berproses.
"Untuk cakupan Vaksin Meningitis 91,58 persen, kemudian 94,56 persen untuk Dosis 1 Vaksin Covid 19, Dosis Kedua Vaksin Covid 19 ada 92,3 persen,"tegasnya.
Baca juga: Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi
Inna berharap mudah-mudahan pada saat keberangkatan, data sudah mencapai 100 persen. Saat ini hampir mendekati angka tersebut.
"Kalau Vaksin Influenza, kami terus berkoordinasi dengan Dinkes kabupaten kota, lantaran para jamaah juga diwajibkan mendapat vaksinasi tambahan," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi