Top 5 Berita: Penggerebekan Jalan Kunti hingga Toko Miras di Surabaya Disegel

Reporter : Redaksi
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melantik 103 pejabat. (Yohanes/selalu.id)

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Rabu (14/10/2026) hingga Kamis (15/10/2026) pagi. Kelima berita yang banyak dibaca terfokus pada Jalan Kunti yang digerebek petugas gabungan 

Berikut top 5 berita selalu.id:

Baca juga: Jejak Kelam Kampung Narkoba Jalan Kunti Surabaya

1. Kampung Narkoba di Jalan Kunti Surabaya Digerebek, Puluhan Orang Diamankan

Kampung narkoba di Jalan Kunti Surabaya digerebek tim gabungan Polda Jawa Timur dan BNNP Jatim, Rabu (14/10/2026).

Selain itu, puluhan anggota Brimob bersenjata lengkap dan Polsek juga turut mengamankan lokasi. 

Penggerebekan ini dilakukan karena Jalan Kunti dikenal dengan tempat jual beli narkoba. 

Informasi sementara, sudah ada puluhan orang diamankan dalam penggerebekan tersebut. Mereka langsung diborgol dan dites urine. 

Penggerebekan ini membuat warga dan pengguna jalan kaget. Karena jalan akses masuk Jalan Kunti ditutup atau diblokade. 

Hingga kini, penggerebekan masih berlangsung. Tim gabungan masih melakukan penindakan dengan menyisir sejumlah gang. 

2. Foto: Tim Gabungan Gerebek Kampung Narkoba di Jalan Kunti Surabaya

Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan dari TNI, BNN dan jajaran lainnya menggerebek kampung narkoba di Jalan Kunti, Surabaya, Rabu (14/10/2026). 

Dari penggerebekan itu, puluhan orang diamankan, dan kini masih menjalani pemeriksaan termasuk tes urine. 

Tim gabungan awalnya menyisir sejumlah rumah, ruangan kosong, hingga gang-gang pemukiman warga dalam operasi tersebut. Namun, saat dilakukan penindakan banyak rumah yang kosong dan terkunci. 

Saat ini, tim gabungan terus mendata orang yang diamankan serta barang bukti yang ditemukan di lokasi.

3. Marhaen Lantik 103 Pejabat Pemkab Nganjuk, Tekankan Layanan Kecamatan dan Netralitas Pilkades

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melakukan pengangkatan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi 103 pejabat di Pendopo KRT Soroe Koesoemo, Rabu (14/10/2026). 

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa dari 103 pejabat yang dilantik hari ini, ada yang dimutasi dan ada yang mendapatkan promosi jabatan. 

Baca juga: Marhaen Lantik 103 Pejabat Pemkab Nganjuk, Tekankan Layanan Kecamatan dan Netralitas Pilkades

"Alhamdulillah hari ini kita lakukan pengangkatan, pelantikan dan sumpah jabatan bagi mereka yang hari ini satu ada yang dimutasi, ada yang dipromosikan. Kami ucapkan selamat dan sukses kurang lebih 103 orang," ujarnya. 

Marhaen menekankan agar para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi di tempat tugas yang baru dan langsung bekerja. 

"Saya atas nama Bupati mengucapkan selamat dan sukses untuk beliau-beliau menempati tempat yang baru, saatnya cepat adaptasi. Cepat adaptasi dan kerja, kerja-kerja. Ini yang paling penting," tegasnya. 

4. Jalan Kunti Surabaya Digerebek, Polisi Bakal Dirikan Pos Pengawasan

Pos pemantauan dan pengawasan bakal didirikan di lawasan Jalan Kunti, Surabaya. Hal itu direncanakan usai Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan melakukan razia besar-besaran. 

Razia berhasil mengamankan belasan orang termasuk satu orang perempuan dari lokasi. Mereka langsung menjalani tes urine, dengan hasil yang saat ini masih dalam pemeriksaan lanjut. Petugas juga terus mendata orang yang diamankan serta barang bukti yang ditemukan di lokasi. 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menambahkan terkait perkembangan tersebut. "Saat ini kegiatan masih berlangsung. Ada sejumlah orang yang diamankan termasuk beberapa barang bukti yang didata saat ini dan masih terus dilakukan pendataan serta pemeriksaan," kata Abraham, Rabu (14/10/2026). 

Jules menegaskan pihaknya belum dapat merinci jumlah calon tersangka maupun rincian barang bukti. 

Baca juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

"Kami tidak ingin mendahului proses yang ada, sehingga belum bisa disampaikan secara rinci. Semua akan diumumkan setelah hasil pemeriksaan selesai dan akurat," jelasnya. 

5. Satpol PP Surabaya Razia Warkop dan Toko Miras, BB Disembunyikan di Tempat Sampah

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya mengungkap adanya modus menyembunyikan minuman beralkohol di sekitar warung untuk menghindari pemeriksaan petugas. 

Temuan itu muncul dalam penindakan terhadap 10 lokasi yang diduga melanggar ketentuan peredaran minuman beralkohol. Lokasi tersebut terdiri dari lima toko miras berstatus subdistributor dan lima warung kopi (warkop). 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irna Pawanti mengatakan, modus penyembunyian miras ditemukan saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warkop. 

Menurutnya, miras bahkan disebut disembunyikan di lokasi lain, termasuk tong sampah, kemudian dikeluarkan ketika ada pelanggan yang hendak membeli. 

"Biasanya kalau di warung kopi itu mirasnya bisa oplosan dan itu biasanya barang-barangnya ada yang disembunyikan di warung sebelah, ada yang sembunyikan di tong sampah. Nanti kalau ada pelanggan, baru dia mengeluarkan," ujar Irna, Kamis (15/10/2026).  

Selain warkop, petugas juga menemukan pelanggaran pada toko yang memiliki status sebagai subdistributor. Toko tersebut seharusnya menjalankan fungsi distribusi sesuai ketentuan, namun diduga menjual minuman beralkohol secara eceran. 

Editor : Achmad Supriyadi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru