selalu.id - Sebanyak 15 siswa SMPN 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, mengalami gejala mual, muntah, hingga diare dan harus mendapat perawatan di UPTD Puskesmas Gayaman, Rabu (7/10/2026).
Gejala itu muncul sehari setelah para siswa menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis atau MBG di sekolah.
Baca juga: Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini Sulistyowati, membenarkan adanya siswa yang dirawat. "Saat ini masih dirawat 8 anak. Kondisi rata-rata membaik," jelasnya.
Ia menyebut pihaknya langsung melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. "Saat ini sedang kami telusuri penyebabnya," kata Dyan, Rabu (7/10/2026).
Baca juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto
Berdasarkan informasi yang dihimpun, MBG di SMPN 1 Mojoanyar disuplai oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di wilayah Mojoanyar.
SPPG tersebut melayani sekitar 2.919 penerima manfaat. Selain SMPN 1, juga ada SMPN 2 Mojoanyar dengan total penerima sekitar 1.500 siswa.
Baca juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB
Menu yang disantap siswa sehari sebelum kejadian adalah ayam bumbu kacang sate dan acar.
Hingga kini, Dinkes Mojokerto masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab gejala yang dialami para siswa.
Editor : Zein Muhammad