selalu.id - Kepolisian belum menyimpulkan pemicu pasti ledakan dahsyat yang menghancurkan Rumah Makan Tempong Dewi Sri di Ruko San Antonio N1-62, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya, meski menyita sejumlah barang bukti dari area dapur.
Kepastian tersebut disampaikan usai tim gabungan Ditreskrimum dan Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jatim merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Selasa (6/10/2026).
Baca juga: Kondisi Terkini Kawasan Pakuwon City Surabaya Pascaledakan Dahsyat
Dari hasil penyisiran di dapur lantai satu yang diduga menjadi titik awal ledakan, petugas mengamankan satu tabung LPG berkapasitas 50 kilogram beserta selang instalasinya, beberapa unit kompor gas satu tungku, serta satu unit kipas angin.
"Barang bukti sementara yang ditemukan adalah tabung gas LPG volume 50 kg, kemudian ada beberapa kompor gas satu tungku, dan beberapa barang lain," kata Kanit I Handak dan Senpi Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Sukris Trihartono di lokasi.
Meski memperlihatkan indikasi adanya aktivitas memasak sebelum insiden terjadi, kepolisian enggan terburu-buru mengambil kesimpulan terkait keterkaitan peralatan dapur tersebut dengan ledakan yang menghancurkan bangunan.
Baca juga: Nasib Nahas Sofyan, Jadi Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Surabaya di Hari Pertama Kerja
"Belum, belum bisa kita simpulkan. Masih dalam analisa. Karena itu perlu waktu, nanti dianalisa dulu oleh tim dari Bidlabfor Polda Jatim," tegas Sukris.
Guna memastikan penyebab pasti ledakan, apakah bersumber dari kebocoran gas, percikan api kompor, atau pemicu lainnya, seluruh sampel barang bukti kini ditangani secara intensif oleh Labfor Polda Jatim.
Baca juga: Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya, Polisi Sita Tabung Elpiji 50 Kilogram
Peristiwa ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya ini mengakibatkan lima orang dewasa mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke dua rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Gelombang kejut ledakan juga dilaporkan merusak puluhan ruko dan area hunian di sekitarnya.
Editor : Zein Muhammad