Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Reporter : Achmad Supriyadi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada gabungan kelompok tani di Desa Sumbertebu, Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada gabungan kelompok tani di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Minggu (4/10/2026). 

Bantuan ini diberikan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim.

Baca juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Total ada 6 unit alsintan yang diserahkan. Rinciannya, 2 unit mesin panen padi Combine Harvester dan 4 unit pompa air untuk sejumlah Gapoktan di wilayah tersebut.

Penyerahan dilakukan Khofifah didampingi Wakil Bupati Mojokerto Rizal Octavian, Kadis Pertanian Jatim Heru Suseno, dan Kadis Peternakan Jatim Indyah Aryani.

Khofifah menyebut bantuan alsintan bertujuan meningkatkan efisiensi kerja petani agar produktivitas pertanian di Jatim terdongkrak.

Baca juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

"Pemberian alsintan juga dirangkaikan dengan Hari Jadi Pemprov Jawa Timur. Jadi memang alat mesin pertanian itu signifikan terhadap efisiensi, efektivitas, dan peningkatan produktivitas pertanian," jelasnya.

Khofifah mencontohkan penggunaan Combine Harvester bisa memangkas waktu panen secara drastis.

"Saya tanya, kok tanya ke petani, kalau manual kira-kira paling cepat 3 hari. Kalau menggunakan kombin heat sensor kapasitas seperti tadi, satu hektarenya satu jam bisa dibayangkan dari tiga hari menjadi satu jam," ungkapnya.

Baca juga: Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Selain hemat waktu, alsintan juga menekan potensi kehilangan hasil panen.

"Itu baru waktunya, belum prosesnya, bulannya. Kalau manual, prosesnya bisa 9-11 persen. Kalau pakai kombin, prosesnya 1-2 persen. Jadi betul-betul bisa meningkatkan produktivitas dari potensi loss dari produksi pertanian," kata Khofifah.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru