selalu.id - PT Pelindo Terminal Petikemas berkolaborasi dengan Pelindo Regional 3 dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menggelar sosialisasi anti-narkoba di SMAN 8 Surabaya, Kamis (20/8/2026) lalu.
Kegiatan edukatif bertajuk "Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Bersama Sobat Ananda Bersinar" ini diikuti oleh 100 pelajar.
Baca juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Pesisir Surabaya
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diproyeksikan bakal menjangkau total 200 siswa di berbagai sekolah kawasan Jawa Timur.
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menegaskan bahwa makna kemerdekaan di era modern harus diwujudkan melalui kesiapan generasi muda yang sehat, tangguh, serta bersih dari jeratan zat adiktif.
“Kami ingin pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkoba sejak dini serta berani menolak segala bentuk tawaran, demi masa depan yang lebih cerah dan produktif,” ungkapnya.
Wendra mengatakan, pencegahan masif membutuhkan sinergi lintas sektor agar pesan bahaya narkoba tersebar luas dan menancap kuat di sanubari para siswa.
Sementara Ketua Tim Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jawa Timur, Hari Prianto, memaparkan bahwa fase remaja usia SMA merupakan periode krusial dalam pembentukan karakter.
Baca juga: Langkah Cepat Pelindo Grup Salurkan Bantuan pada Korban Gempa NTT
Oleh sebab itu, edukasi mengenai modus penawaran terselubung hingga kemunculan jenis narkotika baru atau New Psychoactive Substances (NPS) menjadi krusial.
“Pencegahan bukan sekadar tahu bahwa narkoba berbahaya, melainkan membangun ketahanan diri: berani bilang ’tidak’, memilih lingkungan yang sehat, dan mampu melindungi diri maupun orang lain,” tegas Hari.
Ia pun mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam memperkuat edukasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN).
Kepala SMAN 8 Surabaya, Asmali, menyambut positif kegiatan yang berdampak langsung pada anak didiknya tersebut. Ia berharap para siswa semakin berani benteng diri dari pengaruh pergaulan negatif.
Baca juga: Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya
Respons antusias juga datang dari Maria Angel Purne, salah satu siswa peserta sosialisasi. Ia mengaku mendapatkan wawasan baru yang aplikatif.
“Penyampaiannya mudah dipahami dan menarik. Kami juga berharap bisa menyebarkan informasi ini ke teman-teman yang lain, supaya makin banyak yang sadar,” kata Maria.
Sinergi Pelindo dan BNNP Jatim ini diharapkan mampu mendorong pelajar Surabaya tidak sekadar menjadi penerima materi, melainkan tampil sebagai pelopor perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat demi mewujudkan Jawa Timur yang bersih dari narkoba.
Editor : Zein Muhammad