Langkah Cepat Pelindo Grup Salurkan Bantuan pada Korban Gempa NTT

Reporter : Dony Maulana
Pelindo Grup salurkan bantuan pada korban gempa NTT. (Dok. Pelindo for selalu.id).

selalu.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya menyisakan trauma bagi warga, tetapi juga melumpuhkan sebagian fasilitas vital pelabuhan di Pulau Flores.

Kendati ikut terdampak, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Grup bergerak cepat mengulurkan tangan bagi masyarakat yang tertimpa bencana.

Baca juga: Momen Kakanwil Kemenag Jatim Pimpin Doa untuk Korban Bencana di NTT hingga Sulteng

Melalui kolaborasi solid antar-entitas bisnisnya di Surabaya, meliputi PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP), PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), dan PT Pelindo Marine Service (PMS), Pelindo Grup menerjunkan bantuan kemanusiaan secara masif.

Berkoordinasi erat dengan Satuan Tugas (Satgas) BUMN dan BPBD setempat, bantuan logistik dikirim melalui berbagai jalur logistik mulai dari Kupang, Labuan Bajo, hingga Surabaya.

Executive Director 3 Pelindo, Wahyu Widodo, menegaskan bahwa rusaknya infrastruktur pelabuhan tidak menjadi alasan untuk surut dalam membantu warga. Bagi Pelindo, keselamatan dan kebutuhan masyarakat di area terdampak adalah prioritas utama.

"Meskipun sejumlah fasilitas pelabuhan Pelindo di NTT juga terdampak gempa, kondisi tersebut tidak menyurutkan kepedulian dan komitmen kami untuk membantu masyarakat. Pelindo bergerak cepat bersama entitas Pelindo Grup untuk mengumpulkan dan menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak," ungkapnya, Rabu (19/8/2026).

Baca juga: Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya

Gerak cepat ini terbukti dari telah diserahkannya bantuan tahap awal kepada BPBD Kabupaten Ende pada Senin (17/8/2026) lalu untuk segera dibagikan ke warga.

Disusul kemudian penyerahan bantuan di Maumere pada Selasa (18/8/2026). Hingga saat ini, gelombang bantuan susulan masih terus dalam perjalanan menuju titik-titik pengungsian.

Adapun bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan sembako serta kebutuhan mendasar bagi kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia, berupa kasur serta selimut hangat. Jenis bantuan ini dirancang presisi sesuai hasil koordinasi kebutuhan lapangan bersama BPBD.

Baca juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Program "Merdeka dari Emisi" untuk Truk Logistik di Surabaya

Di sisi lain, guncangan gempa sempat melumpuhkan aktivitas maritim di Pulau Flores. Pelabuhan Labuan Bajo dan Pelabuhan Ende/Ippi mencatatkan kerusakan ringan, sementara Pelabuhan Maumere menjadi titik yang mengalami dampak paling parah.

Namun, lewat respons darurat dan percepatan pemulihan yang dilakukan jajaran teknis Pelindo, layanan di pelabuhan-pelabuhan tersebut kini dipastikan telah kembali beroperasi secara normal untuk menyokong denyut ekonomi dan distribusi logistik masyarakat setempat.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru