Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Reporter : Ariyanto
Proses evakuasi korban yang diduga bunuh diri. (Foto: Istimewa)

selalu.id - Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian seorang pria paruh baya yang tewas setelah tertabrak Kereta Api Dhoho relasi Surabaya–Kertosono–Blitar di jalur rel Desa Kanigoro, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Sejumlah keterangan saksi di lokasi mengarah pada dugaan korban sengaja berada di atas rel sesaat sebelum kereta melintas, Sabtu (4/7/2026). 

Insiden tersebut terjadi di jalur rel dekat Stasiun Boharan, Sabtu siang. Korban meninggal dunia di lokasi setelah tidak sempat menghindar ketika kereta datang dari arah Surabaya menuju Kertosono.

Baca juga: Driver Ojek Online asal Sidoarjo Ditemukan Tewas Gantung Diri di Surabaya

Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra membenarkan peristiwa tersebut. Polisi hingga kini masih mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab pasti insiden itu.

“Benar, tadi pagi ada kecelakaan kereta yang menewaskan seorang pria tanpa identitas di kawasan Desa Keboharan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Saat proses evakuasi, petugas tidak menemukan dokumen identitas pada tubuh korban. Karena itu, korban sementara tercatat sebagai Mr X. Jenazah kemudian dibawa ke RS Anwar Medika Krian untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan warga yang berada di sekitar lokasi, korban sempat berjalan menyusuri rel sebelum menghentikan langkahnya. Perilaku korban menarik perhatian karena tidak menunjukkan upaya menjauh ketika kereta mulai mendekat.

Baca juga: Pasca Tamu Tewas dari Lantai 20, Hotel Goldvitel Surabaya Bilang Begini

Salah seorang saksi, Enggal, mengaku menyaksikan langsung gerak-gerik korban sejak awal. "Saya kan jaga di sini, saya lihat dia jalan di rel kereta, saat kereta lewat dia duduk. Dan saat kereta dekat dia tidur," ujar Enggal.

Kesaksian serupa juga disampaikan Slamet. Menurutnya, warga sempat menduga korban akan menepi ketika kereta semakin dekat. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

"Warga ini sempat kaget, dikira ada kereta api yang akan melewati dia akan minggir, namun korban malah tidur di atas rel, bahkan kereta api sempat berhenti," kata Slamet.

Baca juga: Lagi, Pemuda di Surabaya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Diduga Bunuh Diri

Kereta Api Dhoho dilaporkan sempat berhenti beberapa saat setelah tabrakan terjadi. Namun, masinis tidak memiliki cukup waktu untuk menghentikan laju kereta sehingga benturan tidak dapat dihindari.

Polisi bersama warga kemudian mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian. Penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk mengungkap identitas korban serta memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru