selalu.id - Pelaku pembunuhan terhadap Suharti Ningsih, janda berusia 51 tahun asal Dusun Jarak, Jogoroto, Kabupaten Jombang, hingga kini belum tertangkap.
Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih bekerja intensif untuk mencari dalang di balik tewasnya korban.
Baca juga: Ternyata Banyak Rumah di Surabaya yang Tak Layak Huni, Kini Tunggu Perbaikan
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menyebut saat ini ada enam orang saksi telah diperiksa penyidik. Mereka di antaranya tetangga, pemilik kos-kosan, dan pihak keluarga korban.
"Ada enam orang kemarin yang diperiksa sebagai saksi. Kemudian juga ada satu yang terus kita dalami. Termasuk juga pemilik rumah kita periksa. Mudah-mudahan, mohon doanya dalam waktu dekat bisa segera terungkap," katanya, Rabu (1/7/2026).
Penyelidikan polisi telah dimulai sejak korban dilaporkan tewas berlumuran darah di dalam rumah kontrakannya di Jalan Putat Jaya Lebar A, Kecamatan Sawahan. Tim Inafis langsung melakukan identifikasi dan olah TKP.
Baca juga: Potret Jalan Nias Surabaya yang Semrawut
Salah satu kendala yang dialami di lapangan adalah tidak adanya Camera Circuit Television (CCTV) di sekitar TKP.
"Yang kita sayangkan, memang di situ tidak ada CCTV yang kita dapatkan. Tapi itu tidak menutup peluang kita untuk mengungkap. Karena dengan scientific crime investigation (SCI), kita terus akan lakukan upaya-upaya untuk mengungkap,” jelas Luthfie.
Baca juga: Daftar 3 Layanan Publik Buruk di Surabaya, Camat dan Lurahnya Disebut Kerja Seenaknya Sendiri
Suharti Ningsih, janda asal Jombang itu ditemukan tewas berlumuran darah di dalam rumah kontrakannya di Jalan Putat Jaya Gang Lebar A, Surabaya pada Kamis (25/6/2026) malam.
Dari hasil olah TKP, ia diduga kuat sebagai korban pembunuhan. Itu setelah polisi menemukan tujuh luka tusuk yang tersebar di beberapa bagian tubuhnya.
Editor : Zein Muhammad