Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Reporter : Mohammad Rofik
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai seremoni penyerahan bantuan di pendopo Kabupaten Ngawi.

selalu.id – Dalam memperkuat dan melindungi daya beli masyarakat prasejahtera di Kabupaten Ngawi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberkan program bantuan senilai Rp 32,16 miliar.

Penyaluran bantuan sosial yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Ngawi pada Jumat (5/6/2026) itu, Khofifah mengutamakan masyarakat yang tergolong pada kelompok rentan, penyandang disabilitas, dan pekerja rentan.

Baca juga: Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Bantuan sosial tersebut diharapkan dapat memperkuat perkonomian desa dan menjadi komitmen Pemprov Jatim dalam mensejahterkan masyarakat, sehingaa menjadi instrumen agar masyarakat lebih mandiri dan produktif

"Secara khusus, kegiatan yang kita laksanakan hari ini di Kabupaten Ngawi merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membangun penguatan daya beli masyarakat, memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Khofifah.

Adapun bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial Provinsi Jatim sebesar Rp6,107 miliar berupa bantuan sosial Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus) kepada 2.024 keluarga masing-masing sebesar Rp2 juta per tahun.

Bantuan langsung tunai (BLT) DBHCHT Buruh Pabrik Rokok kepada 474 penerima masing-masing sebesar Rp1 juta per tahun, Bantuan Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) kepada 230 penerima masing-masing sebesar Rp3,6 juta per tahun, bantuan KIP PUTRI JAWARA kepada 100 penerima sebesar Rp3 juta per tahun.

Lalu ada Bantuan KIP PPKS JAWARA kepada 3 penerima sebesar Rp3 juta per tahun, BOP dan tali asih kepada 174 pilar sosial yang terdiri dari Pendamping Disabilitas, TKSK dan TAGANA sebesar Rp 334,4 juta dan Bansos Permakanan LKS PD kepada 25 penerima sebesar Rp114,375 juta.

Selanjutnya, BUMD Provinsi Jawa Timur menyalurkan zakat produktif kepada 50 penerima manfaat untuk menebalkan modal usaha sekaligus menghindari rente masing-masing Rp500 ribu. 

Tidak hanya itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan sosial senilai Rp845,9 juta dengan rincian Bantuan Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA) senilai Rp100 juta kepada tiga desa penerima. 

Baca juga: Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Bantuan Desa Berdaya kepada dua desa penerima masing-masing senilai Rp 100 juta. Bantuan Jatim Puspa juga diberikan kepada tiga desa penerima sebesar Rp300,9 juta serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Kab/Kota diberikan senilai Rp45 juta.

Kemudian Bantuan Keuangan (BK) desa senilai Rp 25,184 miliar dengan rincian BK Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kepada empat desa penerima senilai Rp 275 juta, BK Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya kepada 62 desa penerima sebesar Rp 15,082 miliar.

Selanjutnya, Babtuan Keuangan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga kepada delapan desa penerima sebesar Rp4,155 miliar, BK Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kepada satu desa penerima sebesar Rp200 juta, BK Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kepada 25 desa sebesar Rp4,647 miliar.

Gubernur Khofifah berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukannya sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, bantuan sosial dan pemberdayaan yang diberikan pemerintah harus mampu menciptakan efek pengungkit (multiplier effect) bagi ketahanan ekonomi keluarga maupun masyarakat secara luas.

Baca juga: Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

"Bantuan digunakan sebaik-baiknya untuk pemenuhan kebutuhan pokok, meningkatkan kemandirian serta menumbuhkan semangat kewirausahaan," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Gubernur Khofifah dalam menghadirkan berbagai program bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bupati Ony menambahkan, berbagai program yang dihadirkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang terus memberikan perhatian besar kepada masyarakat Ngawi. Semoga semangat dan ikhtiar beliau dalam menyejahterakan masyarakat Jawa Timur dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru