Warga Padati CFD Sidoarjo, Layanan Cek Kesehatan Gratis jadi Daya Tarik Utama

Reporter : Tim Selalu
Suasana tes kesehatan gratis di CFD Sidoarjo. (Dok.diskominfo Sidoarjo) 

selalu.id - Aktivitas Car Free Day (CFD) Sidoarjo, Minggu pagi (26/4/2026), tak hanya dipenuhi warga yang berolahraga. Di sudut Paseban Alun-alun, antrean masyarakat terlihat mengular untuk mengikuti layanan cek kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo bersama Auto2000 Waru.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan ke ruang publik sekaligus mendorong kesadaran deteksi dini penyakit. Beragam pemeriksaan disediakan, mulai dari cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pengukuran tinggi dan berat badan.

Baca juga: DPRD Sidoarjo dalami Dugaan Kecurangan Seleksi Direksi Perumda Delta Tirta

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Lakshmie Herawati Yuwantina, menegaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan salah satu prioritas nasional dalam memperkuat deteksi dini di masyarakat. 

"Jika selama ini (masyarakat) tidak pernah cek berat badan, cek lingkar perut, cek gula darah, cek kolesterol, kali ini kita beri kesempatan warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sehingga kami berharap lewat cek kesehatan gratis ini semua warga Sidoarjo dalam keadaan sehat," ucapnya. 

Pelaksanaan program ini tidak berhenti di CFD. Dinkes Sidoarjo menargetkan cakupan layanan mencapai 52 persen dari total lebih dari dua juta penduduk pada tahun 2026. Target tersebut dijalankan melalui peran aktif seluruh puskesmas. 

"52 persen ini harus tercapai oleh seluruh Puskesmas sehingga mereka harus berupaya melakukan cek kesehatan kepada warga Sidoarjo mulai dari anak yang baru lahir, anak sekolah, dewasa sampai Lansia," ujarnya.

Di sisi lain, kolaborasi lintas sektor juga diperluas. Pemeriksaan kesehatan direncanakan menjangkau sekolah-sekolah dengan melibatkan Dinas Pendidikan.

"Teman-teman dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas bekerjasama berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk menunjuk sekolah-sekolah yang harus kita kunjungi," ujarnya.

Baca juga: Soal Dugaan Kecurangan Seleksi Direksi Delta Tirta, Sekda Sidoarjo Cuma Bilang Gini

Sekretaris Daerah Sidoarjo, Fenny Apridawati, yang turut hadir, melihat kegiatan ini sebagai langkah konkret promosi kesehatan berbasis komunitas. Ia menilai keberadaan layanan di ruang terbuka seperti CFD mempermudah masyarakat mengakses pemeriksaan dasar.

"Pentingnya CKG ini untuk mengetahui sejak dini faktor risiko dan pra-penyakit agar pengobatan segera dapat dilakukan dan penyakit lebih mudah diobati," ucapnya.

Menurutnya, CFD bukan sekadar ruang rekreasi, tetapi juga sarana membangun kebiasaan hidup sehat.

"CFD dapat menjadi ruang bagi warga untuk berolahraga seperti berjalan kaki, berlari, atau bersepeda di area aman yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ucapnya.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Dukung Beasiswa Santri Jatim 2026

Dukungan dari sektor swasta juga menjadi penguat keberlanjutan program ini. Kepala Cabang Auto2000 Waru, Edi Budi Cahyana, menyatakan komitmennya untuk terus terlibat dalam kegiatan serupa.

"Kita terus berkerjasama dengan Kabupaten Sidoarjo, harapan nya warga Sidoarjo ini selalu sehat," ucapnya.

Melalui pendekatan jemput bola di ruang publik, program CKG diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, sekaligus menekan risiko penyakit sejak tahap awal.

 

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru