selalu.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya melakukan kunjungan ke markas PMI Kota Surakarta pada Selasa (3/2/2025). Pertemuan ini memunculkan gagasan kolaborasi antarkota melalui konsep kerja sama "sister city" untuk memperkuat layanan kemanusiaan di kedua wilayah.
Kunjungan PMI Surabaya ini disambut langsung oleh Plh Ketua PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling berbagi keunggulan tata kelola organisasi dan fasilitas medis.
Sekretaris PMI Surabaya Mukhlas Udin mengungkapkan bahwa pihaknya tengah bersiap meningkatkan kualitas layanan dengan membangun Unit Laboratorium Donor Darah (UDD) baru di markas Jalan Sumatera.
“Harapannya, April mendatang pembangunan sudah dimulai. Laboratorium ini diproyeksikan menjadi yang tercanggih dan terlengkap di Indonesia, serta ditargetkan beroperasi pada awal tahun depan,” ujar Mukhlas. Saat ini, PMI Surabaya sendiri masih memegang predikat sebagai pemilik sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) terbaik di tingkat nasional.
Di sisi lain, PMI Surakarta menunjukkan keberhasilannya dalam mencapai kemandirian finansial tanpa bergantung pada dana hibah maupun sumbangan karcis. Sumartono menjelaskan bahwa sumber dana kini beralih melalui donasi para pengusaha.
Baca juga: Pengurus Baru PMI Surabaya Resmi Dilantik, Targetkan Donor Darah Masuk Kampung
Beberapa capaian PMI Surakarta yakni Griya PMI yang terdiri dari Griya Bahagia untuk lansia terlantar dan Griya Peduli yang menampung 110 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Selain itu juga ada Politeknik Akbara yang merupakan Transformasi dari Akademi Teknologi Bank Darah yang kini memiliki program studi vokasi D4 Manajemen Penanggulangan Bencana dan Bisnis Digital, dengan total 600 lulusan.
Baca juga: TNI-Polri Gelar Donor Darah di PMI Surabaya, 355 Peserta Ikut Berpartisipasi
“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama semacam sister city antara Surabaya dan Solo,” pungkas Sumartono.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur baru bagi sinergi antar-PMI di Indonesia dalam memberikan pelayanan masyarakat yang lebih modern dan mandiri.
Editor : Redaksi