selalu.id – Aksi massa di Surabaya masih berlanjut hingga malam hari, Jumat (29/8/2025). Aparat kepolisian berjaga ketat dan menghalau demonstran yang bertahan di kawasan Jalan Panglima Sudirman, pascakericuhan di depan Gedung Negara Grahadi.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Tak Mau Seragam Bikin Sekolah Negeri Terlihat Beda Kasta
Pantauan selalu.id menunjukkan barisan polisi dengan tameng, tongkat, serta kendaraan taktis dan water cannon terus memukul mundur massa. Sementara itu, demonstran bertahan sambil berteriak menantang aparat.
“Apa, ayo sini, maju,” teriak salah satu demonstran dari dekat Monumen Bambu Runcing.
Baca juga: Gerindra Soroti Turunnya Anggaran Pertanian, Kehutanan dan Energi di RAPBD Jatim 2027
Situasi membuat Jalan Panglima Sudirman ditutup total. Arus lalu lintas dari arah Jalan Gubernur Suryo dan Jalan Pemuda lumpuh akibat blokade massa dan aparat.
Hingga pukul 20.41 WIB, polisi masih mendorong massa menjauh ke kawasan Monumen Karapan Sapi, mengarah ke Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Urip Sumoharjo.
Baca juga: Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP
Diketahui, aksi ini merupakan bentuk protes atas jatuhnya korban dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Kamis (28/8/2025).
Editor : Ading