Rabu, 21 Okt 2026 20:39 WIB

Mantan Gubernur Imam Utomo Minta Takmir Masjid Peduli Kesejahteraan Lingkungan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 22 Jan 2022 13:53 WIB
Pengurus Yayasan Masjid Nurul Iman dan Pengurus Takmir Masjid Nurul Iman, Margorejo Indah, Surabaya, Sabtu (22/1).
Pengurus Yayasan Masjid Nurul Iman dan Pengurus Takmir Masjid Nurul Iman, Margorejo Indah, Surabaya, Sabtu (22/1).

selalu.id - Mantan gubernur Jawa Timur H. Imam Utomo mengingatkan agar takmir masjid tidak hanya memikirkan kemakmuran masjid saja, tetapi juga harus memikirkan kondisi masyarakat sekitar.

Hal itu disampaikan Imam Utomo ketika melantik pengurus Yayasan Masjid Nurul Iman dan Pengurus Takmir Masjid Nurul Iman, Margorejo Indah, Surabaya, Sabtu (22/1).

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

''Kalau masjidnya makmur tapi ada masyarakat di sekitar yang menderita kelaparan berarti kepengurusan takmir tidak berjalan bagus,'' kata Imam Utomo yang memberi sambutan selaku ketua dewan pembina yayasan.

Ketua Yayasan Masjid Nurul Iman periode 2021-2006 diemban oleh Ir. HR. Eddy Indrayana, dan ketua Takmir Masjid Nurul Iman dipercayakan kepada Dr. H. Siswanto.

Menurut Imam Utomo ada tiga tugas utama takmir masjid, yaitu tugas keagamaan, sosial, dan kemanusiaan. Tugas keagamaan menyangkut aktivitas peribadatan rutin, sedangkan tugas sosial dan kemanusiaan berhubungan dengan perhatian terhadap kondisi masyarakat di sekitar masjid.

Imam Utomo mengingatkan agar takmir tidak cuma fokus terhadap tugas-tugas keagamaan, tetapi melupakan tugas sosial dan kemanusiaan.

''Dua-duanya harus berjalan seiring,'' kata Imam Utomo yang sudah menjabat dewan pembina sejak masjid Nurul Iman berdiri, 2004.

Ditambahkan bahwa masjid harus memberi manfaat sosial dan ekonomi kepada masyarakat sekitar. Kalau masjid makmur tapi ada warga sekitar yang sakit dan telantar berarti takmir masjid tidak menjalankan fungsi sosial dengan baik.

Ketua Yayasan Eddy Indrayana mengatakan bahwa periode kepengurusannya akan fokus kepada pembenahan manajemen, terutama yang bersangkutan dengan pengurusan dokumen legalitas aset masjid.

''Dokumen-dokumen legalitas segera kami tuntaskan supaya tidak menimbulkan masalah di masa depan,'' kata Eddy Indrayana.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Masjid Nurul Iman baru selesai melakukan renovasi perluasan fisik tahun lalu, sehingga sekarang masjid bisa menampung sampai 600 jamaah.

Tahun ini yayasan akan melakukan renovasi menara masjid yang membutuhkan perhatian mendesak karena kondisi yang kurang optimal.

''Kami sudah mengajukan permohonan bantuan kepada Ibu Gubernur Jawa Timur, mudah-mudahan tahun ini bisa dianggarkan,'' kata Eddy.

Ketua Takmir Dr. Siswanto mengatakan bahwa Masjid Nurul Iman sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang peribadatan dan aktivitas sosial lain. Selama masa pandemi kegiatan peribadatan berkurang, tetapi sekarang sudah mulai berjalan lagi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Pengajian bakda isyak sudah digelar rutin, demikian juga kajian subuh setiap Sabtu.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

''Kami bertekad untuk mengemban amanat ini sebaik-baiknya, kami siap melayani kepentingan masjid 24 jam,'' kata Siswanto yang juga owner Resto 'Jos Gandos' Jl Jemursari.

Saat ini Masjid Nurul Iman sudah dilengkapi dengan jaringan wifi yang bisa dimanfaatkan oleh jamaah. Selain itu masjid juga menyediakan air minum dingin dan kopi panas untuk jamaah yang bisa dinikmati setiap saat.

Siswanto menambahkan, masjid juga menyediakan sarana dan peralatan untuk olahraga, seperti tenis meja dan bulu tangkis.

''Kami akan berusaha maksimal untuk memakmurkan masjid yang kami anggap sebagai rumah kami sendiri,'' kata Siswanto. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.