Rabu, 21 Okt 2026 06:52 WIB

Kongres Muslimat NU XVIII: Dukungan Penuh di Masa Jabatan Kedua Khofifah

Ketua Pelaksana Kongres, Siti Aniroh Efendi
Ketua Pelaksana Kongres, Siti Aniroh Efendi

selalu.id – Kongres Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) XVIII di Surabaya, menunjukkan dukungan kuat terhadap Khofifah Indar Parawansa untuk kembali memimpin organisasi tersebut periode 2025-2030.  Hal ini disampaikan Ketua Pelaksana Kongres, Siti Aniroh Efendi, kepada wartawan, Kamis (13/2/2025) sore.

Aniroh menjelaskan bahwa dalam sesi pandangan umum, yang merupakan kesempatan bagi peserta kongres untuk menyampaikan komentar dan masukan atas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Umum, mayoritas pimpinan wilayah (PW) Muslimat NU menyatakan dukungannya terhadap Khofifah. 

"Hampir 90 persen dari 10 PW Muslimat NU yang telah menyampaikan pandangan umum menyatakan dukungannya kepada Bu Khofifah untuk kembali menjadi Ketua Umum," ungkap Aniroh.

Dari 37 PW Muslimat NU se-Indonesia, baru 10 PW yang sempat menyampaikan pandangan umum sebelum sesi kongres diskors.  Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu, mengingat agenda kongres yang padat, termasuk penyampaian materi oleh beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Sesi pandangan umum terpaksa diskors karena keterbatasan waktu.  Ada beberapa menteri yang dijadwalkan menyampaikan materi, dan waktu yang tersedia sudah mepet," jelas Aniroh.

Meskipun demikian, dukungan terhadap Khofifah sudah terlihat kuat sejak jauh hari sebelum kongres, bahkan sejak acara bedah buku hingga kegiatan di lima zona berbeda. Dukungan tersebut disampaikan baik secara lisan maupun tertulis.

Beberapa PW bahkan telah menyampaikan dukungan tertulis jauh sebelum kongres dimulai, misalnya dari PW Jawa Barat.  "Dukungan lisan di kongres ini lebih sebagai penguatan atas dukungan tertulis yang telah disampaikan sebelumnya," tambah Aniroh.

Aniroh menambahkan bahwa secara aturan organisasi Muslimat NU, dukungan terhadap Khofifah sudah terlihat kuat dari berbagai daerah, meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa Barat, dan Jawa Timur.  "Secara garis besar, dukungan terhadap Bu Khofifah sangat kuat," tegas Aniroh.

Meskipun sesi pandangan umum belum selesai, dukungan yang telah disampaikan menunjukkan arah kuat kongres.  Aniroh optimistis dinamika selanjutnya akan semakin memperjelas arah tersebut.  "Kita akan melihat dinamika selanjutnya, tetapi dukungan yang sudah terlihat sejauh ini sangat menggembirakan," tutup Aniroh.

Kongres Muslimat NU XVIII ini diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi ini semakin maju dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.  Hasil resmi kongres akan diumumkan setelah seluruh agenda selesai.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.