Selasa, 20 Okt 2026 00:53 WIB

Kecelakaan Beruntun di Kenjeran, Libatkan 7 Kendaraan dan 8 Orang Luka

Kecelakaan beruntun di Kenjeran
Kecelakaan beruntun di Kenjeran

selalu.id - Dalam upaya kaburnya setelah melakukan tabrak lari terhadap seorang pesepeda yakni nenek berusia 68 tahun yang akhirnya meninggal dunia, Mercy hitam bernopol L1725 FH, juga menyebabkan kecelakaan beruntun di Jalan Kenjeran No. 552, tepatnya di depan Dealer Suzuki, pada Senin sore sekitar pukul 15.39 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan 7 kendaraan, yang terdiri dari 3 mobil dan 4 sepeda motor, serta mengakibatkan 8 orang mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika sebuah mobil  yang dikemudikan oleh Septian Uki Wijaya (38) melaju dengan kecepatan tinggi dan dalam pengaruh minuman beralkohol. Mobil tersebut menabrak sebuah Grand Livina Hitam yang dikendarai oleh Stevani (30), yang kemudian menabrak Toyota Avanza L1455 FD yang dikemudikan oleh Yohanes Nyoto (43).

Tabrakan beruntun ini tidak berhenti di situ, mobil Avanza kemudian menabrak sebuah Brio L1232 ADZ yang dikemudikan oleh Beni Pranata (34). Sementara itu, tabrakan antara mobil Mercy dan Grand Livina menyebabkan  dua sepeda motor yang sedang melintas tertabrak.

Sepeda motor pertama yang tertabrak adalah Honda Beat yang dikendarai oleh Bella Eka Windrasari (29), yang mengakibatkan Bella mengalami luka parut di dahi dan nyeri di pinggul. Sepeda motor kedua yang tertabrak adalah Yamaha Mio yang dikendarai oleh Ahmad Ghozali (51), yang mengakibatkan Ahmad mengalami luka robek di bagian kepala.

Aisyah Amini (24) yang dibonceng Ahmad Ghozali juga mengalami luka serius, diduga mengalami Close Fraktur paha sebelah kanan. Sementara itu, Dian Apriyatna (37) yang mengendarai sepeda motor Honda Vario yang berada di belakang Yamaha Mio juga mengalami nyeri kaki sebelah kanan.

Fathik Candra Wijaya (19) yang mengendarai sepeda motor Honda Supra yang berada di belakang Honda Vario mengalami luka abrasi di tangan dan kaki.

Seluruh korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi untuk mengetahui kronologi kejadian lebih lanjut.

Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. Mengemudi dalam pengaruh minuman beralkohol sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan dan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini.

Baca Juga: Mobil Alphard Tabrak 13 Kendaraan di Surabaya, 5 Orang Terluka

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).