Selasa, 20 Okt 2026 10:02 WIB

Pendukung Kotak Kosong Pilwali Surabaya Minta Debat Empat Kursi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 01 Okt 2024 15:02 WIB
Ketua MAKI Jatim Heru Satrio
Ketua MAKI Jatim Heru Satrio

Selalu.id- Puluhan orang mendukung kotak kosong yang bergabung dari Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) mengusullkan kursi kotak kosong saat jadwal debat untuk Pasangan Calon Tunggal Eri Cahyadi-Armuji, di Pilwali Surabaya.

Ketua MAKI Jatim Heru Satrio mengatakan usulan sebanyak empat kursi untuk debat Pilwali itu untuk memantau dan mengawal suara sah yang memilih kotak kosong. Ia juga akan membentuk tim pemantau Pemilu.

"Karena C-Hasil akan jadi dasar gugatan ke MK, sehingga kita akan membentuk pemantau Pemilu (antara) 1-2 hari ini, sifatnya independen. Jadi saat kampanye kotak kosong, independennya dicopot dulu, ini jadi dasar kalau suara kotak kosong tercecer ke mana-mana," kata Heru, usai audiensi di Kantor KPU Surabaya, Selasa (1/9/2024).

Heru menjelaskan pihaknya akan melakukan kampanye dengan sosialisasi dan semacam kampanye akbar menghadirkan massa.

"MAKI lebih ke sosialisasi ke gang kampung menyampaikan formasi spesimen seperti ini dan boleh dicoblos dua-duanya. Ada 1-2 kali kampanye mengundang masyarakat banyak, tapi yang pasti sosialisasi gencar ke masyarakat lebih utama," imbuhnya.

Hal ini juga dilakukan, kata dia, mendasari langkahnya demi mencegah kenaikan jumlah paslon tunggal di Pilkada.

"Ini jadi kewajiban kami mencegah ini jangan sampai ada lagi calon tunggal. Demokrasi harus ada pilihan. Monopoli itu kita tidak bisa terima. Ini bentuk oligarki poltik, kegagalan parpol mencetak kaderisasi di tengah banpol mengalir terus. Akhirnya merapat ke hanya satu calon," tuturnyanya.

Sementara Ketua KPU Kota Surabaya Suprayitno menyebut, audiensi dengan Masyarakat MAKI Jawa Timur hari ini mengusulkan tak hanya kursi pasangan calon (paslon) tunggal, tapi ada dua kursi representasi kotak kosong dalam debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

"Nah hingga hari ini petunjuk teknis mengenai pelaksanaan debat belum ada, namun kami akan sampaikan ke pimpinan kami secara berjenjang mengenai masukan MAKI, mungkinkah saat debat ada kursi disediakan untuk pasangan calon bergambar dan tidak bergambar," paparnya.

Meski petunjuk teknis soal mekanisme debat belum turun dari KPU RI, lanjut Nano, partisipasi MAKI sudah mewakili elemen yang ikut mengawasi Pilkada.

"Selama ini sudah kita lakukan (sosialisasi) dalam beberapa kali kesempatan, sosialisasi tatap muka, pada hari H masyarakat punya dua pilihan pertama kolom disertai foto, di sisi lain kolom tidak disertai foto," pungkasnya.

Baca Juga: Kecewa Berat, KPU Surabaya Dinilai Gagal Sosialisasikan Kotak Kosong

Editor : Ading
Berita Terbaru

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.