Kamis, 22 Okt 2026 04:12 WIB

Taman Dayu Golf Club & Resort Gelar Kejuaraan Golf Internasional

PAR-TEE Taman Dayu
PAR-TEE Taman Dayu

selalu.id - Taman Dayu Golf Club & Resort kembali menggelar kejuaraan golf internasional bergengsi “PAR-TEE”. Acara tahunan ini diselenggarakan sebagai perayaan ulang tahun Taman Dayu Golf Club & Resort dan akan diikuti lebih dari 200 pegolf profesional dari berbagai negara.

Taman Dayu Golf Club & Resort menawarkan pengalaman bermain yang tak terlupakan. Lapangan yang memiliki 18 hole terletak di kaki gunung welirang yang terkenal dengan keindahan alam dan udaranya yang sejuk, dengan kontur alam yang unik membuat lapangan menjadi penuh tantangan seprti bukit dan lekukan yang menjadikan lapangan Golf dilirik banyak Golfer pemula maupun atlit local dan mancanegara.

Para pegolf dari Indonesia dan mancanegara telah menantikan kejuaraan ini dengan penuh antusias. Mereka menganggap kejuaraan ini sebagai tonggak prestasi penting dalam karier mereka. Mereka akan beradu ketangkasan di lapangan golf Taman Dayu Golf Club & Resort yang telah diakui secara internasional, dengan latar belakang pemandangan alam yang menakjubkan.

"Sebagai salah satu aset pariwisata andalan Jawa Timur dan masuk dalam jajaran 100 lapangan golf terbaik di Asia dan dunia, Taman Dayu Golf Club & Resort terus berupaya menghadirkan pengalaman bermain golf yang tak terlupakan bagi para pengunjung. Ini merupakan komitmen Taman dayu Golf Club & Resort untuk menjadi destinasi golf pilihan bagi pencinta golf," ujar Retno Widyaningsih, General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort.

Turnamen golf tahun ini menawarkan total hadiah mencapai 3 Miliar Rupiah, yang meliputi mobil mewah, logam mulia dan uang tunai dalam jumlah besar. Peserta akan bersaing dalam dua sesi shotgun yang dimulai pukul 06.30 WIB dan 12.30 WIB. Menariknya, turnamen ini juga membuka kategori khusus untuk peserta senior berusia 55 tahun ke atas. Setelah pertandingan sengit, acara akan ditutup dengan gala dinner meriah yang akan menjadi puncak keseruan turnamen ini.


"Kami sangat bangga menjadikan acara internasional bergengsi ini sebagai event kebanggaan Jawa Timur. Kejuaraan ini menjadi daya tarik utama bagi para pegolf dunia untuk bertanding di salah satu lapangan golf terbaik di Asia. Selain itu, acara ini juga menjadi momen spesial untuk merayakan semangat kemerdekaan 17 Agustus," tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para peserta, kami telah menyiapkan hadiah menarik, termasuk mobil Hyundai Stargazer dan Santa Fe, logam mulia, serta tabungan bagi yang berhasil mencetak hole-in-one. Kami berharap kejuaraan ini dapat semakin mengangkat nama Jawa Timur di kancah golf internasional, tutup Retno

Baca Juga: Taman Dayu Gelar Gatsby Golf, Suguhkan Mobil Mewah Hadiah Hole-in-One

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.