Rabu, 21 Okt 2026 08:08 WIB

Eri Cahyadi Minta Satpol PP Turunkan Baliho Dirinya, Ada Apa?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 02 Agu 2024 16:58 WIB
Baliho Eri Cahyadi
Baliho Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memerintahkan Satpol PP untuk menurunkan baliho-baliho Pilkada tentang dirinya yang sempat terpasang di setiap sudut kota Pahlawan.

Hal Itu disampaikan Kepala Satpol PP Surabaya M Fikser. Ia menyebut perintah itu secara pribadi permintaan Eri Cahyadi.

Padahal sebelumnya, orang nomor satu di Surabaya itu telah resmi mendapatkan rekomendasi oleh DPP PDI Perjuangan menjadi Bakal Calon Wali Kota berpasangan kembali dengan Armuji, pada Senin (30/7/2024) lalu.

"Semua balihonya sudah kita turunkan, bahkan beliau (Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi) yang minta untuk kita turunkan," kata Fikser, saat dihubungi, Jumat (2/8/2024).

Ia menegaskan alasan Eri Cahyadi memerintahkan pihaknya menurunkan baliho tersebut karena khawatir akan menimbulkan kesan ketidakadilan jika baliho miliknya tidak ditertibkan. Justru baliho lain diturunkan.

"Justru beliau yang perintahkan baliho dirinya harus turun. Karena ketika Pak Wali pasang akhirnya semua (calon) ikutan pasang. Terus kita mau tertibkan ini, kenapa punya pak wali enggak diturunkan," jelasnya.

Meski begitu, Fikser tak tahu jumlah  pasti baliho Eri Cahyadi yang telah diturunkan, namun ia pstikan semua baliho tersebut telah disimpan dengan baik di kantor kecamatan.

"Bukan hanya balihonya Pak Wali ya tapi baliho keseluruhan dan itu cukup banyak. Karena saya tidak data," katanya.

Dengan diturunkan baliho Eri Cahyadi, ia menegaskan bahwa Satpol PP tidak tebang pilih dalam menertibkan baliho. "Oh iya pasti. Justru punya beliau yang suruh perintahkan turun," tegasnya.

Terkait dengan videotron dan billboard yang menampilkan figur Eri Cahyadi, Fikser menyatakan bahwa hal tersebut bukan menjadi kewenangan Satpol PP.

Lebih lanjut Fikser menjelaskan penertiban baliho ini tidak berlaku untuk videotron dan billboard yang telah membayar pajak.

"Oh itu kan berbeda, itu kan pasti bayar. Jadi kalau mau ada yang pasang silahkan ya asal bayar pajak, beres," ujarnya.

"Oh itu bukan kewenangan saya, itu kan dia bayar pajak. Dia bayar. Jadi kalau ada yang mau silahkan aja pasang di videotron. Satpol PP tidak mungkin turunkan," pungkasnya.

Baca Juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.