Selasa, 20 Okt 2026 02:43 WIB

Antara Bupati atau DPR RI, Ini Jawaban BHS

Bambang Haryo
Bambang Haryo

selalu.id - Calon Legislatif (Caleg) DPR RI terpilih Bambang Haryo Soekartono (BHS) menegaskan, bahwa instrumen pemenangan akan langsung bekerja apabila rakyat memang menginginkan dirinya kembali maju di Pilkada Sidoarjo 2024.

Seperti diketahui, menurut data survei yang ia miliki, namanya cukup baik meski dibandingkan beberapa figur lain seperti Plt Bupati Sidoarjo Subandi. "Mas Bandi nomor 2, nomor 1 saya. Yang lainnya masih di bawah saya," ungkap caleg terpilih peraih suara tertinggi di daerah pemilihan (dapil) Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) tersebut.

Selain mempertimbangkan survei, pihaknya juga akan mendengarkan arahan partai. Pasalnya, sampai saat ini belum ada instruksi langsung dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada dirinya terkait Pilkada Sidoarjo.

Apalagi, selain menjadi Anggota DPR RI periode 2024-2029, namanya juga masuk dalam bursa calon menteri di Kabinet Prabowo-Gibran. "Semua bergantung kepada Pak Prabowo. Yang saya dengar, sejauh ini kami diminta untuk (membantu) di pusat," terangnya.

Dikatakanya lebih lanjut, ada bentuk tanggungjawab kepada masyarakat dan partai yang telah memilihnya di Pemilu 2024 lalu. Terutama, bagi masyarakat di Surabaya dan Sidoarjo yang memilih dirinya sebagai wakil di DPR RI.

"Saya memilih (menjalankan) keinginan dari masyarakat. Sebab, masyarakat ini tidak hanya Sidoarjo, namun juga Surabaya. Saya miliknya Surabaya dan Sidoarjo. Kalau misalnya warga Sidoarjo menginginkan (Bupati), sedangkan masyarakat Surabaya menginginkan DPR RI, saya tentu tetap di DPR RI," tegasnya.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Desak Proyek Jembatan Candinegoro Dipercepat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).