Kamis, 22 Okt 2026 07:42 WIB

Maju Cawali Jalur Independen, Asrilia Kurniati Sebar Baliho Ucapan HUT Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Mei 2024 18:20 WIB
Baliho ucapan ulang tahun Surabaya dari Asrilia
Baliho ucapan ulang tahun Surabaya dari Asrilia

selalu.id - Muncul baliho berukuran besar, menampilkan sosok tokoh perempuan menggunakan gaun merah bertuliskan "Selamat Ulang Tahun Kota Surabaya Tercinta" di sejumlah lokasi di Surabaya.

Tokoh perempuan yang ada di dalam baliho tersebut adalah Ketua Umum Ikatan Perempuan Indonesia Peduli (IPIP), Asrilia Kurniati.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Asrilia mengaku sengaja memasang baliho tersebut untuk memberikan selamat pada momen HUT Surabaya.

"Iya memang itu ucapan dari saya untuk hari jadi Kota Surabaya yang tinggal beberapa hari lagi akan berlangsung," ujar Asrilia pada awak media, Minggu (5/5/2024).

Dalam kesempatan yang sama, Asrilia menyampaikan keinginannya untuk maju Kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya melalui jalur independen.

Jika memang ada jalan, kata dia, dirinya akan mendaftar dan maju independen menjadi bakal calon wali kota 2024.

"Kalau sudah takdir ya doakan saja, semoga saya bisa lolos, dan bisa menjadi salah satu kandidat Wali Kota Surabaya untuk periode ke depan, terus doakan saja ya saya bisa berangkat dari personal atau independen, tanpa partai," terangnya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Lebih lanjut, perempuan yang aktif di pelbagai organisasi ini juga menjelaskan, jika dirinya sudah lama berkiprah di organisasi dan komunitas tingkat Jawa Timur hingga Nasional, bahkan juga pernah menjajal dunia politik. Namun tak ada salahnya saat ini ia ingin berkiprah di tingkat Kota Surabaya.

"Sejak tahun 2004 saya sudah aktif di organisasi-organisasi kewanitaan Surabaya maupun Provinsi Jawa Timur, dan saya juga aktif di komunitas sosial seperti Peace and Love, HIPMI dan macam-macam organisasi lainnya, dan sampailah tahun 2014 di amanahi menjadi Wabendum HIPMI 2014-2016, terus di 2014 - 2018 saya di amanahi menjadi Ketua Umum GOW Kota Surabaya," terangnya.

Kemudian, pada 2019 dirinya pernah diminta mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif dari Partai Gerindra untuk Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Alhamdulillah suara lumayan banyak untuk pemula, walaupun saat itu tak sering turun karena kondisi Ibu Mertua dan Mama saya sendiri yang tidak memungkinkan untuk saya sering turun ke lapangan langsung terjun ke masyarakat," imbuh Asrilia.

Banyaknya keorganisasian dan komunitas yang diikuti olehnya, membuat dirinya melihat secara langsung, banyaknya warga Kota Surabaya yang masih membutuhkan perhatian lebih, dan masih banyak lagi yang harus dilakukan.

"Jadi salah satu motivasi saya saat ini adalah ingin berkiprah menjadi sosok manusia yang bermanfaat, mungkin saja saya akan maju di Pilkada, tapi itu semua akan datang dari suara rakyat dan tentunya juga takdir Allah SWT," bebernya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).