Senin, 19 Okt 2026 22:27 WIB

Ada Copet di Nobar Timnas di Balai Kota Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Apr 2024 00:38 WIB
Tersangka copet yang berhasil dibekuk petugas Satpol PP
Tersangka copet yang berhasil dibekuk petugas Satpol PP

selalu.id - Nonton bareng (nobar) Tim Nasional (Timnas) Indonesia Vs Uzbekistan di Taman Surya Balai Kota Surabaya sempat mengalami kericuhan gara-gara aksi pencopet, Senin (29/4/2024).

Aksi pencipet tersebut dipergoki petugas Satpol PP dengan berteriak ada pecopet. Seketika pelaku langsung dibekuk oleh petugas.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"He copet yo, copet yo,"kata salah satu petugas.

Petugas Satpol PP yang saat itu memerogoki aksi tersebut adalah Hendrik. Hendrik ketika itu melihat pelaku membuntuti korban.

"Saya lihat pelaku dari tadi membuntuti korban, kemudian merogoh-rogoh (barang milik) korban," ungkap Hendrik.

Sementara itu, korban, yang bernama Sela mengaku merasa ada seseorang yang membuntutinya. Ia pun bersyukur barangnya tak jadi dicopet.

"Enggak (kerasa) tadi orang di belakang yang melihat, untung ada Satpol PP yang melihat," ungkapnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Sementara itu, Kasatpol PP Surabaya, M Fikser membenarkan ada satu pelaku terindikasi copet beraksi di tengah nobar. Ia pun telah menyerahkan pelaku tersebut ke polisi

"Terindikasi ada copet, tapi tadi ada yang melihat langsung diamankan Satpol PP. Kita serahkan ke polisi," terangnya.

Setelah adanya aksi pencopetan tersebut, pembawa acara mengimbau kepada para masyarakat yang hadir untuk berhati-hati.

"Ya tadi langsung diimbau lewat MC agar memperhatikan barang bawaannya untuk ekstra hati-hati dan jangan sampai anak kecil hilang dari jangkauan orang tua," katanya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Fikser mengaku telah menurunkan 427 personel untuk mengamankan aksi tersebut. Selain itu ada juga petugas kepolisian hingga TNI turut mengamankan kegiatan tersebut.

"Kalau Satpol PP ada 427 personil dari dishub pun juga ada. Dari kodim selatan 30, Polrestabes 100, Satpol 427, BPBD 30, bakesbang 30, Damkar 20, Dinkes 30, Dishub 160, protokol 30.Area taman surya sampai didalam

Fikser pun juga telah menginstruksikan kepada personelnya untuk masuk di tengah kerumunan penonton. Hal ini agar kejadian seperti aksi copet bisa terhindarkan.

"Kita sampaikan ke teman-teman bertugas untuk masuk ke dalam penonton ada yang duduk ditengah penonton, hanya kejadian satu yang didapatkan di pintu barat. Udah diambil dan ada barang buktinya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.