Selasa, 20 Okt 2026 05:48 WIB

Mensos Risma Beri Bantuan Ahli Waris Korban Longsor di Padang Pariaman

  • Penulis : Redaksi
  • | Jumat, 15 Mar 2024 02:08 WIB
Foto: Mensos Risma
Foto: Mensos Risma

selalu.id - Banjir dan Longsor yang melanda Kabupaten Padang Pariaman yang terjadi pada Kamis, 7 Maret 2024 lalu menggoreskan duka pada warga Nagari Sungai Durian. Sebanyak 41 KK terdampak, dan bahkan menelan tiga korban Jiwa.

Menteri Sosial Tri Rismaharini secara langsung menyampaikan duka citanya dan memberikan dukungan moril bagi keluarga korban. Tak hanya itu, Mensos  juga memperhatikan kemandirian hidup para ahli waris.

"Kamu ikut kerja di Balai saya di Padang ya? Nanti kamu bisa bikin warung kopi sendiri," ajak Mensos Risma saat menemui Randa Fauzanatul (20), ahli waris korban longsor Padang Pariaman pada Rabu (13/3).

Randa terpaksa menelan pil pahit kehilangan kedua orang tuanya saat longsor menerjang. Tak hanya itu, Randa juga kehilangan mata pencahariannya. Sebelumnya, Randa memiliki warung kopi sederhana tempatnya mengadu nasib, akan tetapi warung itu pun amblas diterjang longsor.

Tak cukup hanya mengerahkan jajarannya, Menteri Sosial Tri Rismaharini pun meninjau langsung kondisi korban banjir. Mensos juga menyerahkan santunan dan memberikan dukungan moril bagi ahli waris korban yang meninggal akibat banjir.

Kedatangan Mensos Risma memberikan suntikan semangat baru bagi Randa. Meski duka masih terlihat jelas di wajahnya, namun senyum sempat terukir saat orang nomor satu di Kemensos itu menemui dan menghiburnya secara langsung, terlebih lagi menawarinya pekerjaan.

"Kalau masalah bencana kan masih belum hilang lukanya, tapi dengan kedatangan ibu Risma ke sini mulai mengurangi beban kami," ucap Randa penuh syukur.

Selain menemui ahli waris korban banjir dan longsor, Mensos juga menyerahkan sendiri beberapa bantuan secara langsung seperti satu paket genset lengkap beserta bahan bakarnya, tenda keluarga, beras, telur pakaian anak dll. Mensos berpesan agar barang-barang tersebut bisa disimpan sebagai lumbung sosial dan digunakan saat sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Kalau gak dipakai bisa disimpan, saya isi makanan. Bapak saya bantu lumbung sosial, jadi sewaktu-waktu bisa digunakan," kata Mensos pada Wali Nagari Sungai Durian.

Sebelumnya, Kementerian Sosial melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Padang juga telah menyalurkan bantuan berupa 700 paket makanan siap saji, 81 lembar selimut, 36 lembar kasur, 50 lembar tenda gulung, 10 paket tenda keluarga, 1 unit tenda serba guna, 50 paket kids ware, 100 paket family kit, 50 paket sandang anak, dan 100 paket sandang dewasa.

Bantuan peralatan kebersihan bagi 41 KK terdampak pun turut diserahkan. Selain itu, santunan senilai masing-masing Rp 15.000.000 diserahkan kepada ahli waris tiga korban yang meninggal di Padang Pariaman.

Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).