Rabu, 21 Okt 2026 08:08 WIB

Sebut Pancasila Sudah Dirusak, Ketua DPD RI Minta NU Perbaiki

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti 
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti 

selalu.id - Momen hari lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-101 diharapkan menjadi renungan kembali peran penting NU dalam perjuangan kemerdekaan dan perumusan Azas dan Sistem bernegara Indonesia melalui falsafah Pancasila.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyebut, terlebih jika kita resapi apa yang disampaikan Almarhum Kiai As’ad Syamsul Arifin, yang menyatakan 'Seandainya Pancasila dirusak, maka NU harus bertanggungjawab. Umat Islam wajib membela Pancasila. Pasalnya, hal ini sudah menjadi kesepakatan atau konsensus para ulama’.

"Itu artinya, perjuangan NU adalah perjuangan kenegaraan, sehingga Ulama NU sejatinya adalah negarawan. Dan Indonesia saat ini memang membutuhkan sosok-sosok negarawan. Karena bangsa ini kelebihan politisi dan kekurangan negarawan," tegas LaNyalla dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (1/2/2024).

Menurutnya, seyogyanya NU mengkoreksi atas sistem bernegara Indonesia yang sejak era Reformasi justru menganut faham demokrasi liberal dan konstitusi sudah menjabarkan nilai-nilai individualisme dan ekonomi yang semakin kapitalistik.

"Bahkan sudah nyata-nyata Konstitusi dan turunannya telah meninggalkan Pancasila. Ini kan artinya Pancasila telah dirusak. Sehingga NU sudah seharusnya bekerja keras untuk mewujudkan Mabadi Khaira Ummah, dengan membangun kesadaran bangsa ini untuk kembali kepada Pancasila," terang LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur berharap NU tetap berpegang pada Khittah 1926, dengan menjaga sikap Tawassuth, Tasamuh, Tawazzun dan I’tidal. Sehingga NU tetap menjadi lampu penerang bangsa ini.

"Saya mengajak semua elemen bangsa, bersama Nahdlatul Ulama mari kita menangkan Indonesia di mata Dunia. Selamat Harlah ke 101, semoga kehadiran NU senantisa membawa berkah. Memacu kinerja mengawal kemenangan Indonesia," pungkas LaNyalla

Baca Juga: Gus Salam Ungkap Muktamar ke-35 NU Diwarnai Kekerasan Panitia ke Peserta

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.