Rabu, 21 Okt 2026 21:54 WIB

Wujud Apresiasi Inovasi Pelayanan Tingkat Kecamatan, Pemprov Jatim Beri Penghargaan 7 Camat

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beri penghargaan para camat
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beri penghargaan para camat

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berikan penghargaan kepada para camat berprestasi di Bumi Majapahit yang terpilih menjadi Juara Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) dalam gelaran Rapat Pembinaan Kecamatan Provinsi Jawa Timur tahun 2023, di Dyandra Convention Center, Selasa (12/12) kemarin.

Penghargaan tersebut diberikan atas capaian inovasi pelayanan yang dilakukan oleh para camat di wilayah kerjanya serta kolaborasi yang dilakukan dengan para stakeholder di lingkup kecamatan.

Total terdapat 7 camat yang mendapatkan penghargaan diantaranya adalah Juara 1 Camat Wonosari Kabupaten Malang Desi Ariyanti, Juara 2 Camat Pabean Cantikan Kota Surabaya Muhammad Januar Rizal dan Juara 3 Camat Mangguharjo Kota Madiun Lita Febriana Lestari.

Sementara untuk juara harapan 1 adalah Camat Talango Kabupaten Sumenep Yudi Nursukmadyanto, juara harapan 2 Camat Junrejo Kota Batu Dian Sarawato. Selanjutnya ada 2 camat yang masuk dalam kategori 7 besar kecamatan terbaik yakni Camat Modo Kabupaten Lamongan Ahmad Kurniawan dan Camat Kawedanan Kabupaten Madiun Ari Budi Astuti. 

Kepada para camat, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya karena telah bekerja keras dan mampu menunjukkan inovasi pelayanan dan kolaborasi, sinergitas dengan stakeholder dalam menjalankan kinerjanya sebagai pelayan publik di lingkup kecamatan.

"Pelayanan kepada masyarakat yang baik juga karena kinerja pemimpinnya yang baik pula sehingga layak mendapat apresiasi. Disini ada inovasinya, ada kolaborasi dan sinergitasnya yang dilakukan di lingkup kecamatan," kata Khofifah kepada selalu.id, di Grahadi, Rabu (13/12/2023).

Selain memberikan apresiasi, Mantan Menteri Sosial itu juga menekankan pentingnya penguatan institusional maupun capacity building yang ada di tingkat kecamatan. Hal tersebut perlu dilakukan agar kapasitas kompetensi camat dan aparaturnya dalam memimpin kecamatan semakin meningkat dan lebih kuat powernya dalam melakukan perbaikan layanan dasar, sosial, dan ekonomi.

"Kecamatan ini merupakan lini awal yang paling dekat dengan masyarakat yang dijadikan pusat koordinasi berbagai program pendampingan dari berbagai kementerian, seperti pendamping PKH, pendamping desa, pendamping pertanian, mantri statistik dan sebagainya," katanya

"Jadi harus kita kuatkan institutional maupun capacity building-nya. Karena jika kecamatan ini kuat, maka akan dapat mendukung suksesnya berbagai program sampai ke tingkat pusat," tambahnya

Lebih lanjut ia menjelaskan, penguatan institutional dan capacity building sangat penting mengingat sebagian besar pekerjaan dan urusan layanan dasar yang berhubungan langsung dengan warga dikerjakan oleh beberapa institusi berbasis kecamatan.

"Banyaknya tugas yang dikoordinasikan di tingkat kecamatan seperti data terpadu kesejahteraan sosial dan koordinasi antar desa juga kelurahan ini benar-benar luar biasa. Maka kita harus mendukung dan mempersiapkan sumber daya manusia di level kecamatan dalam berbagai aspek," tukasnya.

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.