Kamis, 22 Okt 2026 12:05 WIB

Dihujat Warganet karena Survei Politik Tak Metodis, Warek UTM Beri Klarifikasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 11 Des 2023 11:45 WIB
Universitas Trunojoyo Madura
Universitas Trunojoyo Madura

selalu.id - Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengklarifikasi terkait survei yang dilakukan Pusdi Pusat Penelitian Sosiologi dan Pengembangan Masyarakat (P2SPM) Prodi Sosiologi Fisib UTM yang viral dan diekspose beberapa hari lalu.

Pengamat Poltik atau Warek 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama UTM, Surokim Abdussalam menjelaskan bahwa survei tersebut tidak memenuhi unsur sahih secara metodologi sehingga tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

"Terkait hal ini pemimpin kampus sudah melakukan klarifikasi dan konfirmasi serta meminta pertanggungjawaban secara berjenjang. Ketua Pusdi dan Koordinator Prodi Sosiologi sudah menyampaikan permintaan maaf sekaligus klarifikasi mengenai kelemahaman metodologi yang dilakukan," kata Surokim, melalui keterangan rilisnya kepada selalu.id, Senin (11/12/2023).

Diketahui P2SPM Prodi Sosiologi FISIB UTM menjadi viral dimedia sosial  karena hasil survei politik melalui googleform ramai dipersoalkan publik.

Karena itu, Surokim menegaskan bahwa kampus harus berhati-hati mempublikasikan hasil Survei Pilihan Presiden (Pilpres) Pemilu 2024, menjelang pemilihan pada 14 Februari nanti.

"Bagaimanapun kampus harus ekstra dan superhati-hati untuk memuplikasikan hasil survey pilpres harus mengunaakan metodologi yang memadai dan bisa dipertanggunjawabkan karena membawa nama baik kampus,"ujarnya.

"Tanpa mengurangi makna kebebasan akademis karena belum adanya komisi etis survey civitas academica diharapkan super hati hati agar tidak terjadi prokontra dan polemik berkepanjangan,"imbuhnya.

Menurutnya, Survei Politik Pilpres dengan membawa nama kampus itu memang sangat beresiko jika dilakukan secara serampangan.

Ia pun mengimbau kepada Civitas academica untuk berhati hati agar tidak terjebak kepada situasi partisan yang bisa mengurangi martabat dan marwah kehormatan kampus.

"Civitas academica diharapkan lebih banyak melakukan ekspose atas hasil riset yang mengedukasi dan memberi pencerahan kepada publik melalui literasi hasil riset yang bisa dipertanggungjawabkan secara sahih," terangnya.

Lebih lanjut Surokim menegaskan, terkait kejadian ini pihak pemimpin kampus berharap agar bisa bisa menjadi pelajaran berharga bahwa civitas academica.

Tak hanya itu, Kampus juga tetap harus berhati hati dan menjadikan prinsip kehormatan akademis diatas segala galanya serta menjadikannya sebagai panglima.

"Pemimpin kampus juga akan konsisten menjaga kebebasan akademis dan berpegang teguh pada prinsip imparsialitas sehingga independensi tetap akan dijaga dijamin secara berkesinambungan sebagai penciptaan atmosfir ilmiah kampus unggul. Namun, semua itu tetapi harus dibarengi dengan pertanggungjawaban sosial yang kuat agar kehormatan kampus senantiasa terjaga,"jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa waktu lalu FEB UTM juga sudah melakukan sosialisasi mengenai hal ini dan UTM  juga akan bekerja sama dengan Bawaslu untuk sosialisasi lanjutan mengenai hal ini kepada civitas academica.

Baca Juga: 81,8 Persen Warga Puas Kinerja Pemprov Jatim Atasi Masalah Banjir

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.

Hasil Liga Champions: Como Bantai Manchester United 4-1, Setan Merah Tak Berkutik

Nico Paz jadi bintang lapangan. Gelandang muda Argentina itu mencetak 2 gol dan 1 assist.

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.